Satpam Dibunuh Anak Majikan, Pelaku Diduga Miliki Gangguan Jiwa

N
Nayla Shabrina
Penulis
Viral
Satpam Dibunuh Anak Majikan, Pelaku Diduga Miliki Gangguan Jiwa
- (Dok. Instagram).

Seorang satpam atau penjaga keamanan, Septian, tewas di tangan anak majikannya sendiri pada Jumat, (17/1) di rumah mewah kawasan Lawang Gintung, Bogor Selatan.

Bermula dari sang pelaku bernama Abraham Michael, yang sedang bertengkar hebat dan sempat mengancam ibunya sendiri, Farida Felix lantaran ketahuan sedang memakai narkotika.

Septian yang kala itu sedang bekerja di rumahnya berniat untuk melindungi Farida dari ancaman anaknya sendiri. Bahkan, Septian berusaha melerai keduanya ketika Abraham mencekik ibunya.

"Satpam pun bergegas menolong sang ibu karena dicekik, dipisahkan dikarenakan sedang sakau tinggi, sang anak pun merasa satpam ikut campur urusan keluarga," tulis salah satu warganet pada unggahan X, Jumat, (17/1).

iklan gulaku

Konflik memanas, Abraham menikam Septian dengan pisau hingga tewas. Pihak kepolisian mendalami kemungkinan pembunuhan berencana dalam kasus tersebut. 

Berdasarkan informasi yang didapat dari sejumlah saksi dan warga sekitar, pelaku memang memiliki sifat temperamen atau pemarah dan diduga mengalami gangguan kejiwaan karena sering melakukan pengobatan terapi psikologi.

Selain itu, hasil tes juga menunjukkan bahwa Abraham positif menggunakan narkoba yang akan memberatkan dirinya dalam proses hukum. Abraham akan dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Sampai saat ini, keluarga korban mengaku bahwa pelaku tidak ada itikad baik untuk meminta maaf kepada keluarga.

"Mereka dari awal kejadian sampai sekarang ga ada itikad baik. Jelas kan mereka ga tanggung jawab sama almarhum papa saya," tulis anak dari korban melalui akun pribadinya, dilansir dari X.

Tidak hanya itu, anak dari Septian mengatakan bahwa sebelum hari kejadian sang ayah sempat memberi tahu bahwa dirinya sedang sakit dan merasa demam.

Sontak kejadian tersebut mengundang perhatian warganet, tak sedikit juga publik yang menyampaikan simpatinya terhadap keluarga korban dan berharap keadilan hukum dapat berpihak.

"Lihat chat terakhir almarhum sama istrinya, nampak banget kalau almarhum juga takut sama kondisi di rumah majikan yang ribut," tulis salah satu pengguna.

"Sekarang tinggal tugas netizen untuk memviralkan, tahukan hukum Indonesia tumpul keatas, cuma dengan viral aja keadilan bisa ditegakkan," sahut netizen lainnya.

 

  • Tag:
  • Viral

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Update Today