Ammar Zoni Mengaku Disiksa dan Disetrum: Drama Persidangan Kasus Narkoba yang Bikin Heboh Publik!

Ammar Zoni Mengaku Disiksa dan Disetrum: Drama Persidangan Kasus Narkoba yang Bikin Heboh Publik!
- (Dok. Ig/aimazla.imyati_).

JAKARTA, GENVIOCE.ID - Gen, ada kabar yang bener-bener bikin merinding dari proses persidangan aktor Ammar Zoni. Setelah sekian lama mendekam di balik jeruji besi, mantan suami Irish Bella ini kembali menjalani sidang terkait dugaan kasus peredaran narkoba yang terjadi di dalam rutan. Tapi, sidang kali ini bukan sidang biasa, Gen. Ammar Zoni justru mengeluarkan pernyataan yang sangat berani dan mengejutkan semua orang yang hadir di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pria berusia 32 tahun ini mengaku kalau dirinya menjadi korban kekerasan fisik dan mental yang sangat parah selama masa interogasi. Kabar ini langsung viral karena melibatkan tuduhan serius terhadap oknum petugas yang disebut-sebut melakukan tindakan di luar batas kemanusiaan untuk mendapatkan pengakuan dari sang aktor.

Kejadian menegangkan ini terungkap saat agenda pemeriksaan saksi pada Kamis (17/12/2025). Salah satu saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum adalah Eka Karjareja, seorang petugas keamanan dari Rutan Salemba. Eka memberikan keterangan kalau dirinya menemukan barang bukti berupa sabu-sabu saat melakukan penggeledahan di sel tempat Ammar ditahan. Menurut versi petugas, Ammar sangat kooperatif dan tidak memberikan perlawanan saat diamankan. Namun, keterangan ini langsung dibantah keras oleh Ammar Zoni yang merasa cerita tersebut sudah direkayasa dan tidak sesuai dengan kenyataan yang dia alami di lapangan.

Ammar menegaskan kalau saat barang bukti itu ditemukan, dia sebenarnya sedang tidak berada di lokasi kejadian karena sudah dibawa ke area depan. Dia juga bersikeras kalau sabu-sabu yang ditemukan di dalam sel itu bukan miliknya. Suasana ruang sidang makin panas saat pihak kepolisian memutar video rekaman yang berisi pengakuan Ammar mengenai keterlibatannya dalam jaringan narkoba rutan. Alih-alih membenarkan, Ammar justru membongkar fakta mengerikan kalau ucapan dalam video itu adalah sebuah kebohongan besar yang terpaksa dia buat karena nyawanya merasa terancam.

Pengakuan Disiksa dan Permintaan Bongkar CCTV Rutan

Di hadapan majelis hakim, Ammar Zoni menceritakan detail siksaan yang dia terima bersama lima terdakwa lainnya. Dia mengaku dipukul, ditekan secara psikis, bahkan sampai disetrum agar mau mengikuti skenario pengakuan yang diinginkan petugas. "Bapak disumpah lho. Ini kami berlima bisa bersaksi. Apa tidak ada penyetruman? Tidak ada pemukulan? Tidak ada penekanan?" ungkapnya dalam ruang sidang dengan nada penuh emosi. Ammar merasa tidak ada jalan lain selain berbohong dalam video tersebut demi menghentikan siksaan fisik yang dia terima secara terus-menerus.

Dia merasa sangat terpojok sehingga terpaksa mengakui hal yang menurutnya tidak pernah dia lakukan. "Memang saya bercerita itu (saat diinterogasi). Cuma ada faktor lain, Yang Mulia. Karena saya benar-benar tertekan pada saat itu. Harus ngaku, Yang Mulia. Benar-benar ditekan," ucapnya membela diri. Untuk membuktikan kalau omongannya bukan isapan jempol belaka, Ammar dan rekan-rekannya meminta hakim untuk memutar rekaman CCTV rutan pada tanggal kejadian, yaitu 3 Januari.

Ammar yakin banget kalau bukti digital tidak akan pernah berbohong soal apa yang terjadi di hari itu. "Kami berlima meminta Yang Mulia untuk dihadirkan CCTV dari pihak rutan tanggal 3 Januari. Di situ ada CCTV, kita dibawa tekanan, dipukuli, dan disetrum dipaksa untuk mengaku. CCTV tidak akan bohong," lanjutnya dengan tegas. Saat ini, Ammar terancam hukuman yang sangat berat, yaitu maksimal 20 tahun penjara berdasarkan Undang-Undang Narkotika. Kasus ini pun semakin rumit karena melibatkan isu pelanggaran hak asasi manusia di dalam lembaga pemasyarakatan.

Gimana nih menurut kamu, Gen? Apakah pengakuan Ammar Zoni ini bakal mengubah hasil persidangan nanti? Kita tunggu saja kelanjutan kasusnya.

Maukah kamu saya carikan informasi mengenai tanggapan pihak Rutan Salemba terkait tuduhan penyiksaan yang dilontarkan Ammar Zoni ini?

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE