Imbas Gempa Bumi, Jaringan Internet di Nabire Alami Gangguan
JAKARTA, GENVOICE.ID - Jaringan internet di Nabire, Papua Tengah, mengalami gangguan menyusul gempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut pada Jumat dini hari. Gempa yang tercatat berkekuatan magnitudo 6,6 ini berpusat di kedalaman 24 kilometer barat laut Kota Nabire, tepatnya di koordinat 3.47 LS dan 135.49 BT. Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tidak berpotensi memicu tsunami.
General Manager Witel Papua Barat, Eric M. Tobing, menyampaikan bahwa dampak gempa membuat layanan internet TelkomGroup terganggu, khususnya di area Nabire, Botawa, dan Enarotali. "Gempa bumi ini menyebabkan layanan TelkomGroup mengalami gangguan. Kami tengah berupaya mempercepat penyambungan jalur Kigamani-Timika agar layanan kembali normal, meski kondisi medan cukup sulit akibat longsor yang menimpa jalur kabel FO darat," jelas Eric melalui siaran pers yang diterima Antara di Jayapura, Jumat.
Gangguan ini membuat akses komunikasi dan layanan digital di sejumlah wilayah terganggu, sehingga masyarakat diimbau bersabar hingga proses pemulihan selesai. Eric juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan dan meminta doa serta dukungan agar proses perbaikan berjalan lancar.
Tim teknis Telkom bekerja sama dengan Palapa Timur Telematika (PTT) terus melakukan pemulihan jaringan. Mereka fokus pada jalur kritis Kigamani-Timika yang terdampak longsor akibat guncangan gempa, sehingga mempercepat penyambungan kembali jaringan menjadi prioritas utama.
Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi penyedia layanan telekomunikasi untuk selalu menyiapkan jalur cadangan, terutama di wilayah rawan bencana seperti Papua. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG terkait gempa bumi dan potensi susulan.
Gempa di Nabire terjadi pada pukul 01.19 WIB, mengingatkan kembali bahwa wilayah Papua, yang berada di cincin api Pasifik, rentan terhadap aktivitas seismik. Hingga kini, belum ada laporan kerusakan signifikan pada infrastruktur umum, namun gangguan pada jaringan komunikasi menjadi dampak langsung yang dirasakan masyarakat.
TelkomGroup memastikan layanan internet akan segera pulih setelah proses perbaikan jalur selesai, sehingga masyarakat di Nabire dan sekitarnya dapat kembali mengakses layanan digital secara normal. Pemantauan dan perbaikan jaringan dijadwalkan berlangsung hingga kondisi kembali stabil di seluruh wilayah terdampak.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!