Israel Tahan Relawan WNI di Misi Sumud Flotilla, Kemlu RI Buka Suara dan Desak Pembebasan

Israel Tahan Relawan WNI di Misi Sumud Flotilla, Kemlu RI Buka Suara dan Desak Pembebasan
- (Dok. Berita Harian).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengecam tindakan militer Israel yang mencegat kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 di kawasan Mediterania Timur, dekat perairan Siprus. Dalam insiden tersebut, sejumlah warga negara Indonesia yang ikut dalam misi solidaritas untuk Palestina dilaporkan ikut ditahan.

Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menyatakan pemerintah Indonesia mendesak Israel segera membebaskan seluruh awak kapal yang ditahan dan memastikan bantuan kemanusiaan tetap dapat disalurkan kepada warga Palestina.

Menurut data terbaru yang disampaikan Kemlu RI pada Selasa (19/5), terdapat sembilan WNI yang tergabung dalam rombongan Global Peace Convoy Indonesia. Dari jumlah tersebut, lima orang dikabarkan telah diamankan oleh militer Israel, sementara empat WNI lainnya masih berada di dua kapal yang terus berlayar di sekitar wilayah Siprus.

Pemerintah Indonesia menilai situasi di lapangan masih berubah dengan cepat. Empat WNI yang belum ditahan disebut masih berada dalam kondisi rawan karena kapal mereka berpotensi dihentikan sewaktu-waktu oleh aparat Israel.

Kemlu RI juga terus melakukan koordinasi intensif dengan sejumlah perwakilan Indonesia di luar negeri, mulai dari KBRI Ankara, KBRI Kairo, KBRI Roma, KBRI Amman, hingga KJRI Istanbul. Langkah antisipasi turut disiapkan untuk menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) apabila dokumen perjalanan para WNI disita.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga menyiapkan bantuan medis apabila dibutuhkan serta memastikan proses transit dan pemulangan para WNI nantinya tidak mengalami kendala administrasi keimigrasian di negara terkait.

Dalam perkembangan lain, Indonesia bergabung bersama sembilan negara lain untuk mengeluarkan pernyataan bersama yang mengutuk tindakan Israel terhadap rombongan Global Sumud Flotilla. Negara-negara tersebut antara lain Turki, Bangladesh, Brasil, Kolombia, Yordania, Libya, Maladewa, Pakistan, dan Spanyol.

Misi Global Sumud Flotilla sendiri dikenal sebagai gerakan kemanusiaan internasional yang membawa bantuan untuk warga Palestina di tengah konflik berkepanjangan di Gaza. Beberapa kapal dalam rombongan itu disebut mengangkut bantuan kebutuhan dasar, termasuk susu bayi dan logistik kemanusiaan lainnya.

Hingga kini, Kemlu RI menegaskan akan terus memantau kondisi para WNI dan berkoordinasi dengan otoritas setempat guna memastikan keselamatan mereka selama proses penanganan berlangsung.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE