7,7 Juta Orang Sudah Mudik, Kereta Jadi Favorit di Lonjakan Lebaran 2026

7,7 Juta Orang Sudah Mudik, Kereta Jadi Favorit di Lonjakan Lebaran 2026
- (Dok. Ekonomi Bisnis).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan yang cukup tajam. Hingga H-3 Lebaran pada Kamis (19/3), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat jutaan masyarakat telah meninggalkan kota asal untuk pulang ke kampung halaman.

Berdasarkan data resmi, total keberangkatan penumpang angkutan umum sejak Sabtu (14/3/2026) hingga Kamis pagi mencapai 7.753.476 orang. Jumlah ini naik sekitar 10,95 persen dibandingkan periode yang sama pada musim mudik tahun sebelumnya.

Kepala Pusat Kebijakan Keselamatan dan Keamanan Transportasi Kemenhub, Bernadette Endah Sekar, menjelaskan bahwa peningkatan terjadi di seluruh moda transportasi tanpa terkecuali. Ia yang juga menjabat sebagai Ketua Posko Harian Angkutan Lebaran 2026 menyebut kereta api menjadi moda dengan pertumbuhan paling tinggi.

Transportasi kereta api mencatat lonjakan sekitar 15 persen dibandingkan tahun lalu, menjadikannya pilihan utama pemudik tahun ini. Secara total, jumlah pengguna kereta mencapai lebih dari 2,28 juta orang, terdiri dari penumpang antarkota dan layanan perkotaan.

Selain kereta, moda penyeberangan juga mengalami kenaikan signifikan. Hampir 1,93 juta orang tercatat menggunakan layanan ini, atau meningkat lebih dari 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, transportasi udara melayani sekitar 1,73 juta penumpang, baik untuk rute domestik maupun internasional.

Di sisi lain, angkutan darat seperti bus dan travel tetap menjadi opsi bagi sebagian masyarakat, dengan total pengguna mencapai lebih dari 1,16 juta orang. Angka ini menunjukkan kenaikan sekitar 7,6 persen. Adapun angkutan laut juga mengalami pertumbuhan dengan jumlah penumpang mencapai lebih dari 636 ribu orang.

Tak hanya pergerakan manusia, arus kendaraan juga mengalami peningkatan. Volume kendaraan yang keluar dari Jakarta melalui sejumlah gerbang tol tercatat naik lebih dari 4 persen. Sementara itu, kendaraan yang masuk ke ibu kota justru melonjak hingga lebih dari 14 persen. Pergerakan di kawasan Jagorawi dan sekitarnya juga menunjukkan tren naik, meski tidak terlalu signifikan.

Dari sisi kondisi cuaca, Kemenhub memastikan situasi relatif kondusif untuk perjalanan mudik. Meski begitu, masyarakat tetap diminta waspada, terutama bagi yang menggunakan transportasi laut. Berdasarkan data BMKG, terdapat potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan dengan ketinggian mencapai 2,5 hingga 4 meter.

Pemerintah pun mengimbau para pemudik untuk selalu mengikuti arahan petugas di lapangan serta memperhatikan faktor keselamatan selama perjalanan. Lonjakan jumlah pemudik yang terjadi tahun ini menjadi sinyal kuat bahwa mobilitas masyarakat kembali meningkat, seiring dengan tingginya antusiasme untuk merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE