Demo Mengiringi Pengesahan RUU KUHAP, 1.895 Personel Dikerahkan Kawal Aksi di Jakarta
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, suasana Jakarta Pusat kembali memanas hari ini. Bertepatan dengan proses pengesahan Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP) di Gedung DPR/MPR, sejumlah kelompok massa menggelar aksi di beberapa titik strategis seperti area Monas, Gedung Mahkamah Konstitusi, hingga kawasan Gambir. Untuk memastikan semuanya berjalan aman dan tertib, hampir dua ribu aparat gabungan diturunkan khusus untuk mengawal jalannya aksi.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menegaskan bahwa langkah pengamanan besar ini dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan (baik sidang paripurna maupun demonstrasi) bisa berlangsung kondusif. "Kami ingin seluruh proses berjalan aman, tertib, dan saling menghormati," ujarnya di Jakarta. Penjagaan ketat ini melibatkan 1.895 personel dari TNI, Polri, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Pengamanan hari ini difokuskan pada tiga titik utama. Yang pertama adalah aksi yang digelar oleh Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia bersama sejumlah elemen masyarakat di kawasan Gambir. Lalu, ada pengamanan jalannya sidang Rapat Paripurna Pengesahan RUU KUHAP dan RUU Perkoperasian di Gedung DPR/MPR yang menjadi pusat perhatian publik. Selain itu, aparat juga menjaga aksi dari Aliansi Masyarakat Peduli Mahkamah Konstitusi yang berlangsung di Gedung MK.
Dalam pernyataannya, Susatyo menegaskan bahwa seluruh personel yang diturunkan tidak dibekali senjata api. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap peserta aksi merasa aman saat menyampaikan pendapat. "Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan pendapatnya dengan humanis dan profesional," katanya.
Ia juga mengingatkan para orator agar bijak dalam menyampaikan pendapat dan tidak melontarkan pernyataan yang dapat memicu gesekan antarkelompok. Menurutnya, menjaga ketertiban selama aksi menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat. Karena itu, massa diminta untuk tidak melakukan tindakan yang bisa membahayakan diri sendiri, peserta lain, ataupun lingkungan sekitar.
Dengan pengamanan ekstra dan imbauan yang terus disampaikan, kepolisian berharap seluruh rangkaian kegiatan hari ini dapat berjalan damai dan tetap menghargai ruang berdemokrasi yang dimiliki masyarakat.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!