Setelah Dilantik jadi Menpora, Erick Thohir Bicara Posisinya sebagai Ketum PSSI
JAKARTA, Genvoice.id - Erick Thohir resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dalam Kabinet Indonesia Maju sisa masa jabatan 2024-2029, Rabu (17/9) siang di Istana Negara. Jabatan barunya ini menimbulkan banyak pertanyaan, terutama terkait statusnya yang masih aktif sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Erick pun akhirnya angkat bicara dan menjelaskan bagaimana posisi tersebut akan ditentukan ke depannya.
Erick Thohir mengonfirmasi bahwa ia saat ini memang merangkap posisi sebagai Menpora sekaligus Ketum PSSI periode 2023-2027. Mengenai apakah ia akan mundur dari satu jabatan, khususnya Ketum PSSI setelah menjadi Menpora, Erick mengatakan bahwa keputusan itu akan melalui proses dari FIFA. Ia menyebut bahwa sudah menjadi kewajiban melaporkan jabatan barunya kepada FIFA, dan pihak FIFA akan menentukan langkah selanjutnya.
"Nanti ada prosesnya di FIFA. FIFA sebagai badan olahraga tertinggi di dunia mereka akan menentukan," kata Erick.
Ia juga menyatakan bahwa semua aturan dari FIFA akan didasarkan pada statuta dan regulasi yang berlaku, termasuk kemungkinan mengundurkan diri atau tidak dari salah satu jabatan.
Dari penelusuran, Statuta PSSI terbaru (2025) tidak mengatur secara spesifik larangan rangkap jabatan antara pejabat pemerintah (Menteri) dan Ketua Umum PSSI. Namun, karena sepak bola adalah bagian dari sistem olahraga internasional, posisi Ketum federasi sepak bola (seperti PSSI) diatur tidak hanya oleh regulasi nasional tetapi juga kebijakan FIFA. Setiap perubahan status kepemimpinan dalam federasi cabang olahraga dianggap penting dalam kerangka tata kelola olahraga yang transparan dan bebas konflik kepentingan.
Di sisi lain, Presiden FIFA, Gianni Infantino, disebut-sebut menyinggung posisi Erick sebagai Ketum PSSI setelah dilantiknya Erick sebagai Menpora. Erick menyatakan bahwa dirinya sangat menghargai perhatian dari FIFA mengenai hal tersebut.
Tak hanya menghargai, Erick juga menegaskan bahwa apapun keputusan yang akan diambil nantinya, ia akan mengikuti mekanisme resmi. Ia tidak ingin mendahului proses, tapi menyampaikan niat baiknya untuk tetap transparan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!