Prabowo Ingin Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia: Sepak Bola Adalah Kehormatan Bangsa

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak hanya harus mandiri di bidang energi, tetapi juga mampu berprestasi di sepak bola dengan lolos ke putaran final Piala Dunia FIFA.

Prabowo Ingin Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia: Sepak Bola Adalah Kehormatan Bangsa
Presiden Prabowo Subianto. - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia harus memiliki target besar untuk tampil di putaran final Piala Dunia FIFA. Menurutnya, kemajuan bangsa di berbagai sektor perlu dibarengi dengan prestasi sepak bola yang mampu mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri peluncuran program B50 "Langkah Nyata untuk Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional" di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7). Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi pencapaian Indonesia dalam mengembangkan bahan bakar B50 sebagai bagian dari upaya menuju kemandirian energi nasional.

Prabowo Masih Resah Soal Piala Dunia

Di balik apresiasinya terhadap keberhasilan sektor energi, Prabowo mengaku masih memiliki satu harapan besar yang belum terwujud, yakni melihat Tim Nasional Indonesia tampil di putaran final Piala Dunia.

Ia mengatakan masih merasa belum puas jika Indonesia berhasil mencapai berbagai kemajuan, tetapi belum mampu bersaing di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia.

"Yang masih sulit buat Indonesia ialah masuk Piala Dunia, nah itu saya masih resah. Jadi, saya resah, terus terang saja saya resah."

Prabowo juga menambahkan bahwa keberhasilan mengembangkan B50 menjadi pencapaian penting, tetapi dirinya tetap ingin melihat Indonesia mampu mewujudkan mimpi tampil di Piala Dunia.

"Indonesia bisa B50, tetapi tidak bisa masuk Piala Dunia, saya masih tidak puas. Bagaimana caranya masuk Piala Dunia?"

Sepak Bola Dinilai Sebagai Kehormatan Bangsa

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengingatkan bahwa sepak bola bukan sekadar olahraga. Menurutnya, prestasi di lapangan hijau juga menjadi simbol harga diri, kehormatan, dan kebanggaan sebuah negara.

Ia pun sempat menyebut nama Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sambil berseloroh mengenai tanggung jawab membawa Timnas Indonesia menuju Piala Dunia.

"Siapa bertanggung jawab? Mana Erick Thohir? Boy (Thohir) kasih tahu adikmu, ya."

Antusiasme Suporter Jadi Modal Besar

Sepak bola hingga kini masih menjadi olahraga paling populer di Indonesia. Dukungan masyarakat terhadap Timnas Garuda terus meningkat, terlihat dari tingginya jumlah penonton di stadion, antusiasme di media sosial, hingga besarnya perhatian publik setiap kali tim nasional bertanding.

Semangat para suporter tersebut dinilai menjadi modal penting untuk terus mendorong perkembangan sepak bola Indonesia ke level yang lebih tinggi.

Timnas Indonesia Terus Menunjukkan Perkembangan

Meski belum pernah tampil di putaran final Piala Dunia sejak Indonesia merdeka, perkembangan sepak bola nasional dalam beberapa tahun terakhir dinilai cukup menjanjikan.

Sejumlah pembenahan terus dilakukan, mulai dari peningkatan kualitas kompetisi domestik, pembangunan infrastruktur sepak bola, pembinaan pemain usia muda, program naturalisasi, hingga perbaikan tata kelola organisasi sepak bola nasional.

Hasilnya, Timnas Indonesia berhasil mencatat sejumlah prestasi penting, termasuk lolos ke babak 16 besar Piala Asia AFC untuk pertama kalinya serta menembus semifinal Piala Asia U-23 2024 yang membuka peluang tampil di Olimpiade.

Berbagai pencapaian tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat bagi Indonesia untuk mewujudkan target jangka panjang, yakni tampil di putaran final Piala Dunia dan bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE