Juri LCC Empat Pilar MPR RI Ramai Dikritik, Ini Profil Lengkapnya
Video penilaian LCC Empat Pilar MPR RI viral di media sosial dan memicu kritik publik terhadap dua juri lomba.
JAKARTA, GENVOICE.ID - Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tengah menjadi sorotan publik usai cuplikan videonya ramai beredar di media sosial. Bukan karena persaingan para peserta, perhatian warganet justru tertuju pada dua juri yang dianggap merugikan salah satu tim saat sesi penilaian berlangsung.
Dalam video yang viral, terlihat salah satu tim peserta memberikan jawaban yang dinilai benar oleh banyak penonton. Namun, kedua juri tetap menyatakan jawaban tersebut salah dan bersikeras mempertahankan keputusan mereka. Momen itu langsung memicu perdebatan luas di media sosial hingga membuat publik geram.
Tak sedikit warganet yang kemudian memburu identitas kedua juri tersebut. Berikut sosok dua juri LCC Empat Pilar MPR RI yang ramai diperbincangkan publik.
1. Dyastasita WB
Dyastasita WB diketahui merupakan salah satu pejabat di lingkungan Sekretariat Jenderal MPR RI. Ia menjabat sebagai Kepala Biro Pengkajian Konstitusi pada Deputi Bidang Pengkajian dan Pemasyarakatan Konstitusi Setjen MPR RI.
Dyastasita juga memiliki pangkat Pembina Utama atau Golongan IV/e yang menunjukkan posisinya sebagai pejabat senior di lingkungan MPR RI. Dalam berbagai kegiatan LCC Empat Pilar MPR RI, Dyas disebut cukup aktif turun langsung ke berbagai daerah untuk memantau jalannya seleksi maupun kompetisi tingkat nasional.
Namanya kini ramai dibahas setelah video perdebatan penilaian peserta dalam lomba tersebut viral di berbagai platform media sosial. Banyak netizen mempertanyakan keputusan juri yang dianggap tetap menyalahkan jawaban peserta meski dinilai benar oleh publik.
2. Indri Wahyuni
Sosok berikutnya adalah Indri Wahyuni yang juga menjadi perhatian warganet usai kejadian tersebut. Indri diketahui menjabat sebagai Kepala Bagian Badan Sosialisasi di lingkungan Setjen MPR RI.
Dalam penyelenggaraan LCC Empat Pilar MPR RI, Indri disebut memiliki peran penting di balik jalannya acara tingkat nasional. Karena posisinya tersebut, namanya ikut menjadi sorotan publik setelah kontroversi penilaian peserta ramai diperbincangkan.
Banyak pengguna media sosial mengkritik sikap kedua juri yang dianggap terlalu bersikeras pada keputusan mereka. Tidak sedikit pula yang meminta evaluasi terhadap sistem penilaian lomba agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.
Menanggapi viralnya video tersebut, MPR RI akhirnya memberikan pernyataan resmi melalui Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah. Dalam keterangannya, pihak MPR RI mengaku tengah melakukan penelusuran internal terkait polemik penilaian pada LCC Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Selain itu, MPR RI juga menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek teknis perlombaan. Evaluasi tersebut meliputi mekanisme penilaian, sistem verifikasi jawaban peserta, kejelasan artikulasi jawaban, hingga tata kelola keberatan dalam lomba agar pelaksanaan kompetisi berikutnya bisa berjalan lebih transparan dan akuntabel.
Viralnya momen ini pun membuat ajang LCC Empat Pilar MPR RI kembali jadi perhatian publik. Banyak netizen berharap evaluasi yang dijanjikan benar-benar dilakukan demi menjaga kualitas dan kredibilitas kompetisi pendidikan tersebut.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!