Konser BTS Bikin Gyeongbokgung Ditutup Total! Pengamanan Berlapis Disiapkan Jelang 21 Maret
JAKARTA, GENVOICE.ID - Euforia konser comeback BTS pada Sabtu, 21 Maret 2026, tak hanya mengguncang penggemar, tetapi juga berdampak langsung pada kawasan bersejarah di Seoul. Otoritas Korea Selatan memastikan akan ada penutupan sementara dan pembatasan akses di Istana Gyeongbokgung, yang lokasinya paling dekat dengan area konser di Gwanghwamun.
Penutupan ini diumumkan oleh Cultural Heritage Administration demi menjamin keselamatan pengunjung sekaligus melindungi situs warisan budaya nasional dari potensi kerusakan akibat lonjakan massa.
Sebelumnya, pada 1 Maret 2026, otoritas setempat telah menggelar rapat koordinasi di Museum Istana Nasional Korea. Pertemuan tersebut melibatkan Divisi Warisan Istana dan Makam, serta perwakilan dari empat istana utama yakni Changdeokgung, Deoksugung, Changgyeonggung, dan Gyeongbokgung, termasuk Kuil Jongmyo.
Dalam rapat itu dibahas strategi pengendalian kerumunan, pencegahan kerusakan bangunan bersejarah, hingga skema tanggap darurat. Mengutip laporan Allkpop, Gyeongbokgung akan menerapkan sistem pengamanan tiga tahap.
Tahap pertama dilakukan hingga sepekan sebelum konser dengan memperkuat koordinasi bersama Kantor Polisi Jongno, meningkatkan patroli perimeter, memperbarui jaringan kontak darurat, serta melakukan inspeksi dinding dan genteng istana di sekitar Gwanghwamun.
Memasuki tahap kedua, tepat sepekan jelang konser, patroli dilakukan tanpa henti. Seluruh bangunan dan fasilitas, termasuk aula dan toilet, dipastikan kosong setelah jam operasional berakhir.
Puncaknya pada hari konser, Gyeongbokgung akan ditutup total untuk umum. Area parkir ditutup, akses dibatasi ketat, dan seluruh staf bekerja dalam sistem siaga darurat.
Tak hanya istana, Museum Istana Nasional Korea juga akan menghentikan operasional sementara pada hari yang sama. Tim tanggap darurat disiapkan untuk memantau titik-titik strategis seperti Yeongchumun, Gwanghwamun, dan Geonchunmun, dengan dukungan penguatan pengendalian kendaraan serta pemantauan CCTV bersama kepolisian.
Konser comeback BTS memang menjadi magnet besar yang diprediksi menyedot lautan ARMY dari berbagai negara. Namun di balik gegap gempita itu, pemerintah Korea Selatan memilih tak ambil risiko demi menjaga salah satu simbol sejarahnya tetap aman.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!