Ini Isi Ancaman Pembunuhan yang Ditujukan ke Thom Haye dan Keluarga, Benarkah dari Fans Persija?

Ini Isi Ancaman Pembunuhan yang Ditujukan ke Thom Haye dan Keluarga, Benarkah dari Fans Persija?
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Rivalitas pada klub sepak bola memang tidak ada matinya, terlepas apapun hal buruk yang telah terjadi.

Bicara tentang rivalitas di tanah air, kita tidak akan hengkang dari Persija dan Persib. Dua klub emas ini saling memiliki penggemar yang sama-sama keras dan militan. Selain penggemar, performa dan pemain dari kedua klub tersebut memiliki julukan yang sama "buas"-nya.

Mereka tetap menjalankan warisan "panas" yang telah diturunkan secara turun-temurun dari buyut mereka.

Setelah beberapa dekade diisi dengan peristiwa yang mengenaskan seperti supporter yang saling mencaci hingga membunuh, rasanya mereka ini tetap belagak menjadi hewan buas yang tidak akan pernah puas.

Persib Bandung berhasil memenangkan pertandingan atas Persija Jakarta pada Minggu, (11/1) malam dengan skor 1-0 yang dijuarai oleh klub 'dengan sebutan Bobotoh' tersebut. Namun, sentuhan panas tidak berhenti ketika waktu di tengah lapangan sudah berhenti. Menyusul dari situ, terdapat hal yang kurang mengenakkan bagi para pemain.

Baru-baru ini, salah satu pemain naturalisasi dari Belanda, Thom Haye, mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan ancaman berupa pembunuhan setelah melalui derby panas di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Pesan ini membuat pemain tersebut merasa tertekan dan menyayangi tindakan supporter yang seperti itu.

Pasalnya, tindakan tersebut tidak hanya tertuju kepada dirinya, melainkan turut mengarah kepada keluarga terdekatnya. Menurutnya, tindakan ini sudah di luar batas kewajaran.

"Sepak bola adalah gairah, tapi tidak seharusnya nyawa keluarga menjadi taruhan," tulis Haye dalam story Instagram miliknya pada Minggu, (11/1/2026).

Dirinya turut memohon kepada pihak-pihak tertentu untuk berhenti mengirimkan terror pembunuhan yang menuju kepada Haye dan keluarga.

"Dan satu hal terakhir… saya sebagai profesional bisa menerima banyak hal, tetapi saya ingin dengan hormat meminta orang-orang yang mengirim ancaman kematian dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarga saya untuk berhenti. Sepak bola seharusnya tidak pernah sampai sejauh itu."

Kini, pihak Persib Bandung telah melakukan mekanisme untuk investigasi lebih lanjut dan memberatkan prioritas kepada keselamatan pemain dari ancaman yang sudah terjadi.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE