Adik Protes Keras! Ammar Zoni Dipindah ke Nusakambangan, Padahal Harusnya Direhab

Adik Protes Keras! Ammar Zoni Dipindah ke Nusakambangan, Padahal Harusnya Direhab
- (Dok. Ig/real_aditya1).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor Ammar Zoni kembali terseret kasus narkoba untuk keempat kalinya, dan kali ini hukumannya jauh lebih berat. Setelah sempat mendekam di Rutan Salemba, Ammar resmi dipindahkan ke Lapas Nusakambangan-penjara dengan pengamanan super ketat yang biasanya dihuni para narapidana kelas berat.

Kabar pemindahan ini langsung bikin heboh publik, apalagi setelah sang adik buka suara dan menyampaikan protes keras. Ia menilai langkah memindahkan Ammar ke Nusakambangan bukan keputusan yang bijak, mengingat kondisi mental sang aktor yang dinilai masih butuh pendampingan.

"Harus dijaga mentalnya. Dijaga sama psikolognya gitu. Sudah benar harus direhab. Ini malah ditaruh di lembaga pemasyarakatan," ujar adik Ammar menegaskan dalam pernyataannya.

Adik Ammar mengaku khawatir sang kakak akan semakin terpuruk jika tidak mendapat penanganan yang tepat. Ia percaya, rehabilitasi adalah solusi terbaik agar Ammar bisa pulih dan benar-benar lepas dari jeratan narkoba.

Seperti yang diketahui, Ammar Zoni sebelumnya tertangkap pada 8 Oktober 2025 bersama beberapa tersangka lain yang diduga terlibat dalam jaringan pengedar narkoba. Yang lebih mengejutkan, dugaan ini muncul saat Ammar masih menjalani sisa hukuman di Rutan Salemba.

Kini, keputusan telah diambil. Ammar dan lima narapidana lainnya resmi dipindahkan ke Nusakambangan pada Kamis, 16 Oktober 2025. Pemindahan ini disebut sebagai bagian dari upaya penegakan hukum terhadap narapidana yang diduga masih melakukan tindak kejahatan dari balik jeruji.

Bagi banyak pihak, langkah ini dianggap tegas. Namun, dari sisi keluarga, keputusan itu justru menambah beban emosional. Mereka berharap Ammar bisa mendapatkan kesempatan untuk direhabilitasi dan memulai hidup baru tanpa bayang-bayang masa lalu.

Kasus Ammar Zoni kali ini jadi pengingat bahwa penyalahgunaan narkoba bukan hanya soal hukum, tapi juga soal kesehatan mental dan dukungan keluarga. Banyak yang berharap, setelah semua ini, Ammar bisa benar-benar berubah dan kembali ke jalur yang lebih baik.


Apakah menurut kamu, Gen, pemindahan Ammar ke Nusakambangan sudah tepat, atau justru terlalu keras untuk seseorang yang butuh pemulihan?

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE