JAKARTA, GENVOICE.ID - Pemerintah Provinsi Riau mulai mempercepat perbaikan infrastruktur jalan menuju lokasi utama Festival Pacu Jalur 2025 di Kabupaten Kuantan Singingi.
Dilansir dari Antara, salah satu fokus utama adalah ruas jalan Taluk Kuantan-Cerenti, khususnya di Jalan Sentajo yang melintasi Desa Cerenti dan Pangean. Langkah ini dilakukan guna mendukung kelancaran akses transportasi dan kenyamanan para pengunjung yang akan memadati kawasan tersebut.
Gubernur Riau, Abdul Wahid, menyatakan bahwa dirinya telah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Permukiman, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau untuk segera mengambil tindakan. Perintah ini langsung ditindaklanjuti oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah V yang kini mulai melakukan proses pengaspalan dan perbaikan jalan berlubang.
"Saya sudah kerahkan dan sudah koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum agar segera ditangani," ujar Abdul Wahid.
Menurutnya, kondisi jalan sebelumnya banyak dikeluhkan masyarakat karena kerusakan di sejumlah titik yang menimbulkan genangan air, bahkan sempat menyebabkan kendaraan besar seperti truk terperosok. Perbaikan yang dilakukan saat ini dinilai mendesak karena menyangkut keselamatan, kenyamanan, dan citra daerah di hadapan para tamu yang akan hadir dalam pesta budaya tahunan tersebut.
"Kami tidak ingin para wisatawan dan masyarakat terganggu karena kondisi jalan yang rusak. Ini momen budaya besar, sekaligus potensi untuk menggerakkan ekonomi daerah," tegas Gubernur.
Pemerintah Provinsi Riau menargetkan seluruh perbaikan jalan di titik-titik strategis akses utama Pacu Jalur akan rampung sebelum pelaksanaan puncak acara pada 10-24 Agustus 2025. Selain menjamin kelancaran mobilitas pengunjung, infrastruktur yang memadai juga diyakini akan memberikan kesan positif bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Festival Pacu Jalur sendiri tidak hanya menjadi ikon budaya Riau, tetapi kini juga tengah mendapat sorotan internasional, terutama berkat daya tarik unik berupa aksi anak-anak kecil yang berdiri menjaga keseimbangan di atas perahu saat jalur dilayarkan. Fenomena ini memperkuat posisi Pacu Jalur sebagai warisan budaya yang potensial untuk ditampilkan di panggung dunia.
Dengan perbaikan infrastruktur yang dikebut dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Festival Pacu Jalur 2025 diharapkan tidak hanya sukses secara budaya, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat Kuantan Singingi dan sekitarnya.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!