Film "Snow White" Timbulkan Kontroversi, Disney Kurangi Skala Premiere di Hollywood
JAKARTA, GENVOICE.ID - Disney menggelar premiere film "Snow White" pada Minggu (15/3), di El Capitan Theatre, Hollywood. Namun, acara ini berlangsung dengan skala yang lebih kecil dibandingkan biasanya. Studio tersebut membatasi liputan media, hanya mengundang fotografer dan kru internal untuk mendokumentasikan acara. Rachel Zegler, pemeran utama film ini, serta Gal Gadot yang berperan sebagai Ratu Jahat, diperkirakan tetap hadir.
Disney tidak memberikan pernyataan resmi terkait keputusan ini, tetapi pembatasan tersebut terjadi di tengah sejumlah kontroversi yang menyelimuti film garapan Marc Webb ini. Sejak proyek ini diumumkan, berbagai perdebatan muncul terkait pemilihan Zegler sebagai Snow White, pandangan aktris tersebut terhadap film aslinya, serta isu politik yang melibatkan dua pemeran utama.
Saat pertama kali diumumkan bahwa Zegler akan memerankan karakter utama, beberapa penggemar mempertanyakan keputusan Disney karena latar belakang Latina yang dimiliki aktris tersebut. Selain itu, dalam wawancara dengan Variety pada 2022, Zegler menyebut bahwa film animasi "Snow White and the Seven Dwarfs" (1937) terasa "ketinggalan zaman" dan mengkritik penggambaran pangeran dalam film tersebut. "Dia secara harfiah menguntit Snow White," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa versi terbaru film ini akan lebih menekankan kemandirian karakter Snow White. "Dia tidak akan diselamatkan oleh sang pangeran, dia tidak akan bermimpi tentang cinta sejati. Dia bermimpi untuk menjadi pemimpin yang ia tahu bisa ia wujudkan," kata Zegler.
Selain itu, aktor Peter Dinklage juga mengkritik film ini karena tetap mempertahankan unsur tujuh kurcaci. "Saya agak terkejut... Mereka sangat bangga telah memilih seorang aktris Latina sebagai Snow White, tetapi masih tetap menceritakan kisah 'Snow White and the Seven Dwarfs'. Coba pikirkan kembali," ujar Dinklage dalam podcast "WTF With Marc Maron" pada Januari 2024.
Menanggapi kritik ini, Disney menyatakan dalam wawancara dengan "Good Morning America" bahwa mereka telah berkonsultasi dengan komunitas orang bertubuh kecil untuk menghindari penggambaran yang memperkuat stereotip lama. "Kami mengambil pendekatan yang berbeda terhadap tujuh karakter ini," tulis Disney dalam pernyataannya.
Di luar perdebatan mengenai film, perbedaan pandangan politik antara Zegler dan Gadot juga menjadi perhatian publik. Zegler diketahui pernah menyuarakan dukungannya terhadap Palestina di media sosial, sementara Gadot, yang merupakan warga negara Israel, secara terbuka mendukung negaranya. Pada 4 Maret lalu, dalam acara tahunan Anti-Defamation League di New York, Gadot menyampaikan pidato yang menyoroti sikap masyarakat terhadap konflik yang terjadi. "Saya tidak pernah membayangkan bahwa di jalan-jalan Amerika Serikat dan berbagai kota di dunia, kita akan melihat orang-orang yang tidak mengutuk Hamas, tetapi justru merayakan, membenarkan, dan bersorak atas pembantaian terhadap orang Yahudi," ujarnya.
Gadot selama ini jarang berbicara mengenai politik, tetapi ia menyatakan bahwa peristiwa 7 Oktober membuatnya merasa perlu untuk angkat bicara.
Di sisi lain, Zegler juga pernah menjadi sorotan ketika ia menanggapi pemilihan kembali Donald Trump dengan mengunggah pernyataan di Instagram yang berbunyi, "Semoga para pendukung Trump, pemilih Trump, dan Trump sendiri tidak pernah merasakan kedamaian." Unggahan tersebut menuai kecaman dari para pendukung Trump, dan Zegler kemudian meminta maaf dua hari setelahnya.
Meskipun premiere di Hollywood berlangsung dalam skala lebih kecil, Disney tetap menjalankan berbagai strategi promosi untuk "Snow White". Zegler dan Gadot telah dijadwalkan tampil bersama di ajang Oscar, diikuti dengan perjalanan promosi ke Tokyo dan Spanyol. Selain itu, Zegler juga akan mengadakan pemutaran khusus di New York untuk komunitas Broadway.
Sementara itu, trailer resmi "Snow White" yang dirilis tiga bulan lalu telah ditonton lebih dari 11,8 juta kali di YouTube. Film ini sendiri dijadwalkan tayang di bioskop pada 21 Maret 2025.
0 Comments





- Unit Metal Legendaris Black Sabbath Gelar Konser Reuni Sekaligus Konser Terakhir
- 5 Film Adaptasi yang Gagal Menghidupkan Cerita dari Bukunya
- Waze Hadirkan Navigasi di Panel Instrumen Digital melalui Apple CarPlay
- Lady Gaga Bercanda soal Razzie Award untuk "Joker: Folie à Deux" di SNL
- Membantai dan Menguliti Harimau Sumatera, Para Pemburu Ilegal Ditangkap
- Tahanan KPK Dapat Kesempatan Lebaran Bersama Keluarga Selama Tiga Jam
- Rapat Tertutup RUU TNI di Hotel Fairmont, KontraS dan Koalisi Masyarakat Sipil Protes
- Serial Adaptasi Game yang Menerima Banyak Kritik Ini Hadir di Netflix
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!