Film Donald Trump 'The Apprentice' Borong Penghargaan di Canadian Screen Awards, Isu Palestina dan Perjuangan Adat Jadi Sorotan

Film Donald Trump 'The Apprentice' Borong Penghargaan di Canadian Screen Awards, Isu Palestina dan Perjuangan Adat Jadi Sorotan
- (Dok. The New York Times).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Malam puncak Canadian Screen Awards 2025 di Toronto tidak hanya menyoroti karya film dan televisi terbaik, tapi juga menjadi panggung bagi berbagai suara perlawanan - dari pembela tanah adat hingga dukungan terbuka untuk Palestina.

Yang paling mencolok adalah kemenangan besar film biopik Donald Trump, "The Apprentice", yang sukses merebut kategori Film Terbaik. Aktor Sebastian Stan, yang memerankan Trump muda, juga membawa pulang Pemeran Utama Terbaik. Film ini menceritakan awal mula perjalanan Trump dalam mengumpulkan kekuasaan, dengan bumbu satir yang tajam.

Produser Daniel Bekerman menyampaikan pidato yang menyinggung sisi kontroversial tokoh yang mereka angkat. Ia menyindir Trump yang sempat bercanda soal Kanada sebagai negara bagian ke-51. "Kini dia ingin mencaplok nama negara ini. Tapi ini justru menjadi tantangan baik bagi para pembuat film independen - karena tugas kita adalah menyuarakan kejujuran dan membangun kepercayaan lewat cerita," ucapnya.

Tak hanya film Trump yang mencuri perhatian. Film dokumenter "Yintah", yang menceritakan perjuangan masyarakat adat Wet'suwet'en mempertahankan tanah leluhur dari ekspansi industri, menang sebagai Dokumenter Terbaik. Salah satu sutradara dan aktivis adat, Molly Wickham, menggunakan momen pidato untuk menyerukan dukungan terhadap perjuangan Palestina. "Tanah kembali ke rakyat. Bebaskan Palestina," ucapnya sambil mengepalkan tangan.

Sementara itu, penghargaan Sutradara Terbaik jatuh pada Andrew Rankin lewat film "Universal Language", sebuah komedi absurd yang terinspirasi dari gaya sinema Iran. Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya kebaikan sebagai bentuk perlawanan di tengah dunia yang semakin terpolarisasi.

Dari lini hiburan, "Canada's Drag Race" dinobatkan sebagai Reality Show Terbaik. Showrunner Trevor Boris menggambarkan acara tersebut sebagai "rumah bagi mereka yang sering merasa tak cocok di dunia nyata." Serial "Children Ruin Everything" meraih Komedi Terbaik, sementara Cate Blanchett membawa pulang Pemeran Komedi Terbaik lewat film satire politik "Rumours" karya Guy Maddin.

Penghargaan lainnya diraih "Law & Order Toronto: Criminal Intent" sebagai Serial Drama Terbaik, serta "Allegiance" yang mengantar Supinder Wraich meraih Pemeran Drama TV Terbaik.

Aktor Manny Jacinto dari "The Good Place" dan "Star Wars: The Acolyte" juga mendapat penghargaan Radius Award atas kontribusinya di panggung global. "Siapa sangka, audisi acak dari Craigslist bisa membawaku sejauh ini," candanya.

Di tengah malam penuh perayaan, aktor Kiefer Sutherland menyampaikan penghormatan mengharukan untuk sang ayah, Donald Sutherland, yang wafat pada 2024. Ia mengenang sang ayah sebagai sosok pemberani yang menempuh jalannya sendiri di dunia film.

Sementara itu, Changemaker Award diberikan kepada Marsha Greene, kreator serial "The Porter", yang menyerukan pentingnya keberagaman dan menolak anggapan bahwa perjuangan melawan diskriminasi hanya sekadar tren sesaat. "Ini bukan tentang momen. Ini tentang gerakan," tegasnya.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE