16 Daftar Film Paling Kontroversial yang Dicekal di Berbagai Negara

Deretan film dari berbagai genre ini sempat dilarang tayang di sejumlah negara karena dianggap mengandung kekerasan ekstrem, adegan seksual eksplisit, hingga tema keagamaan dan politik yang memicu kontroversi.

16 Daftar Film Paling Kontroversial yang Dicekal di Berbagai Negara
Daftar Film yang Dicekal di Berbagai Negara. - (Dok. IMDb).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Tidak semua film yang diproduksi berhasil tayang bebas di seluruh dunia. Sejumlah judul justru menuai kontroversi hingga dilarang diputar di berbagai negara karena dianggap mengandung unsur kekerasan ekstrem, adegan seksual eksplisit, isu keagamaan, hingga tema yang dinilai sensitif.

Setiap negara memiliki aturan sensor yang berbeda. Ada yang melarang film karena bertentangan dengan norma budaya dan agama, sementara yang lain menilai sebuah film terlalu brutal atau berpotensi memicu kontroversi di masyarakat.

Berikut 16 film yang pernah dilarang tayang di sejumlah negara beserta alasan di balik pelarangannya.

1. A Clockwork Orange (1971)

A Clockwork Orange (1971) - IMDb

Sumber: IMDb

Film garapan Stanley Kubrick ini mengisahkan Alex, pemuda yang gemar melakukan tindak kriminal, kekerasan, hingga pelecehan seksual. Jalan ceritanya yang gelap membuat film ini menuai kontroversi sejak dirilis.

Karena menampilkan adegan kekerasan dan pemerkosaan secara eksplisit, film ini sempat dilarang di beberapa negara seperti Inggris, Singapura, Malaysia, Korea Selatan, hingga Afrika Selatan.

2. The Texas Chainsaw Massacre (1974)

The Texas Chain Saw Massacre (1974) - IMDb

Sumber: IMDb

Film horor klasik ini memperkenalkan karakter Leatherface yang kemudian menjadi salah satu ikon horor dunia.

Namun, adegan pembunuhan brutal, kanibalisme, dan kekerasan sadis membuat film tersebut dicekal di sejumlah negara, termasuk Australia, Inggris, Jerman, dan Norwegia.

3. Salo or The 120 Days of Sodom (1975)

Salò, or the 120 Days of Sodom (1975) - IMDb

Sumber: IMDb

Film karya Pier Paolo Pasolini dikenal sebagai salah satu film paling kontroversial sepanjang masa.

Berlatar Perang Dunia II, film ini menampilkan penyiksaan, kekerasan seksual, serta berbagai penyimpangan yang membuat banyak negara menolak penayangannya.

4. Hail Mary (1985)

Hail Mary (1985) - IMDb

Sumber: IMDb

Film drama Prancis ini mengangkat kisah Bunda Maria dalam versi modern yang memicu polemik.

Penggabungan tema religius dengan adegan ketelanjangan membuat film ini menuai kecaman dan dilarang di sejumlah negara, termasuk Vatikan.

5. The Last Temptation of Christ (1988)

The Last Temptation of Christ (1988) - IMDb

Sumber: IMDb

Karya Martin Scorsese ini menghadirkan interpretasi berbeda mengenai kehidupan Yesus Kristus.

Karena dianggap menyinggung keyakinan umat Kristen, film tersebut sempat dilarang di berbagai negara seperti Filipina, Singapura, Turki, dan Chile.

6. A Serbian Film (2010)

A Serbian Film (2010) - IMDb

Sumber: IMDb

Film asal Serbia ini dikenal karena memuat adegan yang sangat ekstrem dan mengandung unsur eksploitasi seksual.

Kontennya dinilai melampaui batas sehingga dilarang beredar di puluhan negara di dunia.

7. Cannibal Holocaust (1980)

Prime Video: Cannibal Holocaust

Sumber: Prime Video

Film bergaya found footage ini sempat membuat banyak penonton percaya bahwa adegan kekerasannya benar-benar nyata.

Selain memperlihatkan kekerasan terhadap manusia, film ini juga dikritik karena menampilkan penyiksaan terhadap hewan sehingga dicekal di banyak negara.

8. The Da Vinci Code (2006)

The Da Vinci Code (2006) - IMDb

Sumber: IMDb

Diadaptasi dari novel laris karya Dan Brown, film ini mengisahkan misteri yang berkaitan dengan Gereja Katolik.

Interpretasi cerita yang dianggap kontroversial membuat beberapa negara melarang penayangannya, seperti Mesir, Yordania, Lebanon, dan Pakistan melarang The Da Vinci Code karena isinya yang menghujat. Demikian pula, Samoa, Kepulauan Solomon, Sri Lanka, dan Kota Vatikan melarangnya karena dinilai menyinggung ajaran agama.

9. Fifty Shades of Grey (2015)

Sinopsis Fifty Shades of Grey, Awal Kisah Ana dan Christian

Sumber: IMDb

Film romantis yang diadaptasi dari novel E.L. James ini menuai kontroversi akibat banyaknya adegan seksual eksplisit.

Beberapa negara, termasuk Indonesia, Kenya, dan Kamboja memutuskan tidak mengizinkan film tersebut tayang di bioskop.

10. Child 44 (2015)

Sinopsis Child 44, Aksi Tom Hardy Ungkap Kasus Pembunuhan Berantai

Sumber: IMDb

Film thriller ini berlatar Uni Soviet pada era Stalin dan mengangkat kisah investigasi pembunuhan anak.

Sejumlah negara seperti Rusia, Belarus, Ukraina, Kazakhstan, dan Kyrgyzstan melarang penayangannya karena dianggap mendistorsi sejarah.

11. Noah (2014)

Noah (2014) - IMDb

Sumber: IMDb

Film yang terinspirasi dari kisah Nabi Nuh ini menuai penolakan di sejumlah negara seperti Indonesia, Malaysia, Uni Emirat Arab, Bahrain, Qatar, dan negara-negara Islam lainnya.

Penggambaran tokoh nabi dalam film serta perbedaan cerita dengan kitab suci menjadi alasan utama pelarangannya.

12. Last Tango in Paris (1972)

Film ini dikenal karena adegan erotisnya yang memicu kontroversi sejak pertama kali dirilis.

Selain persoalan konten dewasa, produksi film ini juga kembali menjadi sorotan setelah muncul dugaan adanya adegan yang dilakukan tanpa persetujuan penuh dari salah satu pemerannya.

13. The Last House on the Left (1972)

Film horor karya Wes Craven ini mengandung banyak adegan kekerasan brutal dan kekerasan seksual.

Karena dinilai terlalu sadis, film tersebut sempat ditolak di beberapa negara.

14. Antichrist (2009)

Disutradarai Lars von Trier, film psikologis ini mendapat pujian dari kritikus sekaligus memicu kontroversi.

Selain adegan seksual yang eksplisit, unsur simbol keagamaan di dalamnya membuat film ini dilarang di sejumlah wilayah.

15. Lolita (1997)

Adaptasi novel Vladimir Nabokov ini mengangkat hubungan tidak pantas antara pria dewasa dengan gadis di bawah umur.

Tema eksploitasi seksual anak membuat film tersebut menuai kecaman dan dibatasi di berbagai negara.

16. Zoolander (2001)

Meski berbalut komedi, Zoolander juga sempat menuai kontroversi.

Film ini pernah dilarang di Malaysia karena dianggap menggambarkan negara tersebut secara negatif, sementara Iran melarang penayangannya karena dinilai mengandung unsur yang bertentangan dengan kebijakan setempat.

Mengapa Sebuah Film Bisa Dilarang?

Pelarangan film umumnya dipengaruhi oleh kebijakan sensor di masing-masing negara. Faktor yang paling sering menjadi alasan adalah adegan kekerasan ekstrem, konten seksual eksplisit, penghinaan terhadap agama, eksploitasi anak, hingga isu politik yang dianggap sensitif.

Meski sebagian film di atas kini sudah dapat diakses di beberapa negara dengan versi yang telah disunting, banyak di antaranya masih menyandang status sebagai film paling kontroversial dalam sejarah perfilman dunia. Bagi pencinta film, daftar ini menunjukkan bahwa sebuah karya sinema tak hanya dinilai dari kualitas cerita, tetapi juga dari bagaimana isinya diterima oleh budaya dan hukum di berbagai belahan dunia.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE