Jude Bellingham Murka Bantah Isu Konflik, Sebut Kabar Retaknya Hubungan Sama Xabi Alonso Cuma Omong Kosong!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar panas dari Santiago Bernabeu bener-bener makin liar setelah Xabi Alonso resmi didepak dari kursi pelatih Real Madrid, Gen. Kepergian sang pelatih di tengah musim ini ternyata nggak cuma ninggalin kursi kosong, tapi juga memicu berbagai gosip miring soal kondisi internal tim yang katanya lagi pecah. Drama ini makin jadi perbincangan setelah nama gelandang kesayangan kita, Jude Bellingham, ikut terseret dalam pusaran spekulasi negatif. Muncul laporan yang bilang kalau Bellingham adalah salah satu pemain yang nggak setuju sama kepemimpinan Alonso selama delapan bulan terakhir.
Isu ini langsung nge-hype di media sosial dan bikin fans Madrid ngerasa was-was soal keharmonisan skuad Los Blancos. Nggak butuh waktu lama buat sang bintang Inggris ini buat bereaksi, Gen. Merasa namanya dicatut buat berita yang nggak bener, Bellingham akhirnya meledak dan ngeluarin pernyataan pedas yang langsung nembak para jurnalis yang hobi nyebar rumor demi konten. Dia ngerasa kalau diamnya selama ini justru dimanfaatin sama pihak-pihak nggak bertanggung jawab buat bikin kontroversi tambahan yang makin ngeruhin suasana di Madrid, Gen.
Bellingham bener-bener nggak bisa nahan amarahnya lagi dan milih buat klarifikasi langsung lewat aplikasi pribadinya. Dia ngerasa perlu buat ngelurusin berita yang dia anggap sebagai serangan buat integritasnya sebagai pemain profesional.
"Sampai sekarang saya sudah terlalu sering membiarkan hal-hal seperti ini lewat, selalu berharap kebenaran akan muncul dengan sendirinya. Namun, sejujurnya … ini benar-benar omong kosong," tegas Bellingham.
Dia juga ngerasa kasihan sama para penggemar yang kemakan berita dari sumber yang nggak jelas asal-usulnya. "Saya sungguh merasa kasihan pada orang-orang yang menggantungkan diri pada setiap kata para badut ini dan 'sumber' mereka. Jangan percaya semua yang Anda baca, sesekali mereka perlu dimintai pertanggungjawaban karena menyebarkan informasi keliru yang merusak demi klik dan kontroversi tambahan," lanjutnya dengan nada sangat keras.
Drama Ruang Ganti yang Makin Rumit
Meskipun Bellingham sudah membantah keras, isu ketegangan di bawah asuhan Alonso emang bukan hal baru. Walaupun catatan statistiknya lumayan oke dengan 24 kemenangan dari 34 laga, atmosfer di Bernabeu emang lagi agak mendung. Suporter bahkan sempet beberapa kali kasih sorakan buat performa tim yang dianggap kurang greget.
Ada juga laporan soal adu argumen antara Alonso sama Kylian Mbappe soal taktik sebelum mereka dibantai Barcelona di final Supercopa. Belum lagi urusan sama presiden klub, Florentino Perez, yang kabarnya juga sempet berselisih paham sama Alonso. Kondisi ini yang bikin posisi pelatih asal Spanyol itu jadi makin rapuh sampai akhirnya digantiin sama Alvaro Arbeloa.
Gesekan Vinicius Jr dan Aksi Guard of Honor
Nggak cuma Bellingham dan Mbappe, Vinicius Jr juga punya catatan merah sama Alonso. Masih inget kan kejadian bulan Oktober pas Vini ditarik keluar pas lawan Barca? Dia langsung ngacir ke lorong stadion tanpa mampir ke bangku cadangan sambil ngomel-ngomel sendiri. Walaupun sudah minta maaf ke klub, Vini sama sekali nggak nyebut nama Alonso dalam permohonan maafnya itu.
Puncaknya pas kalah di Arab Saudi kemarin, Alonso sempet tertangkap kamera nyuruh pemain Madrid buat ngelakuin guard of honor buat Barcelona sebagai bentuk respek. Tapi, Mbappe yang lagi emosi malah kelihatan ngalangin temen-temennya buat nurutin perintah itu. Drama-drama kecil kayak gini yang akhirnya bikin publik makin yakin kalau emang ada yang nggak beres di ruang ganti kemarin. Jadi menurut kalian, siapa yang bener nih, Gen?
Menurut Gen, apakah luapan emosi Jude Bellingham di media sosial ini bakal bikin suasana tim makin adem atau justru makin mancing media buat nyari kesalahan pemain Madrid lainnya?
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!