Skrtel dan Costa Berantem Lagi di Laga Legends, Ini Alasan Mengapa Dua Bintang Ini Sering Berseteru di Lapangan
JAKARTA, GENVOICE.ID - Pertandingan amal yang mempertemukan Liverpool Legends dan Chelsea Legends di Stamford Bridge pada Sabtu (11/10) berubah menjadi laga panas setelah Martin Skrtel dan Diego Costa kembali terlibat bentrokan fisik di lapangan. Momen itu seolah mengulang rivalitas lama keduanya saat masih aktif bermain di Premier League.
Insiden bermula ketika Skrtel melakukan tekel keras kepada Costa di babak pertama. Tak terima, mantan penyerang Chelsea itu membalas dengan menjatuhkan sang bek asal Slovakia. Adu fisik pun tak terhindarkan dan wasit langsung mengeluarkan kartu kuning untuk Costa. Penonton di stadion dibuat teringat pada duel-duel keras antara Liverpool dan Chelsea di masa lalu, di mana keduanya kerap menjadi pusat perhatian karena gaya bermain agresif masing-masing.
Ryan Babel, yang menjadi pencetak gol tunggal dalam kemenangan 1-0 Liverpool, menilai insiden tersebut seharusnya tidak perlu terjadi. "Ini pertandingan untuk tujuan amal, jadi menurut saya itu tidak perlu. Tapi ya, semangat kompetitif tetap ada. Kalau sudah bicara Chelsea lawan Liverpool, siapa pun pasti ingin menang," kata Babel setelah laga.
Meski sempat bersitegang di lapangan, Skrtel dan Costa menunjukkan kedewasaan usai pertandingan. Costa bahkan mengunggah foto kebersamaan mereka di Instagram Story dengan keterangan "Respect after the game", menandakan bahwa keduanya sudah berdamai.
Pertikaian kecil ini sebenarnya bukan hal baru bagi dua pemain tersebut. Saat masih aktif di Premier League, Costa yang dikenal provokatif dan Skrtel yang keras kepala sering terlibat adu fisik dan adu mulut. Kombinasi gaya permainan yang sama-sama penuh emosi membuat pertemuan mereka hampir selalu diwarnai ketegangan.
Laga Legends kali ini juga menghadirkan sejumlah nama besar lain seperti Eden Hazard, Gary Cahill, Ramires, dan John Obi Mikel di sisi Chelsea. Sementara Liverpool menurunkan pemain-pemain senior seperti Dirk Kuyt, Ryan Babel, dan tentu saja Skrtel. Meski secara usia skuad Liverpool lebih tua, mereka tetap mampu mendominasi jalannya pertandingan dan keluar sebagai pemenang lewat gol tunggal Babel.
Pada akhirnya, pertemuan dua legenda panas ini membuktikan satu hal: meski usia telah bertambah dan karier profesional sudah berakhir, rivalitas antara Liverpool dan Chelsea-serta tensi panas antara Skrtel dan Costa-tidak akan pernah benar-benar hilang dari ingatan para penggemar sepak bola.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!