Bisakah Messi Dapat Ballon d'Or 2026 Walau Tidak Main di Panggung Eropa?
JAKARTA, GENVOICE.ID - Lionel Messi kembali masuk dalam perbincangan sebagai kandidat kuat peraih Ballon d'Or 2026 berkat penampilan impresifnya di Piala Dunia 2026. Meski kini tidak lagi bermain di kompetisi Eropa, peluang kapten timnas Argentina itu untuk membawa pulang penghargaan paling bergengsi di dunia sepak bola masih terbuka lebar.
Ballon d'Or merupakan penghargaan tahunan yang diberikan majalah France Football kepada pemain terbaik dunia. Penghargaan yang pertama kali digelar pada 1956 itu awalnya hanya diperuntukkan bagi pesepak bola asal Eropa, sebelum mengalami beberapa perubahan hingga akhirnya terbuka bagi seluruh pemain dari berbagai liga di dunia.
Messi sendiri merupakan pemegang rekor peraih Ballon d'Or terbanyak dengan koleksi delapan trofi. Ia juga menjadi satu-satunya pemain yang mampu memenangkan penghargaan tersebut saat membela tiga klub berbeda sepanjang kariernya.
Penampilan luar biasa Messi bersama Argentina di Piala Dunia 2026 menjadi alasan utama namanya kembali difavoritkan. La Albiceleste berhasil melaju ke partai final, dengan Messi tampil sebagai sosok sentral sepanjang turnamen.
Apabila Argentina sukses menjadi juara dunia, peluang Messi meraih Ballon d'Or diprediksi akan semakin besar. Selain membawa timnya ke gelar juara, performa individu yang ditunjukkannya sepanjang turnamen menjadi salah satu yang terbaik dalam karier Piala Dunianya.
Namun, kegagalan Argentina meraih trofi tidak serta-merta menutup peluang pemain berusia 39 tahun tersebut. Ballon d'Or dipilih melalui sistem pemungutan suara, sehingga penampilan individu tetap menjadi faktor penting dalam menentukan pemenangnya.
Konsistensi Messi memimpin Argentina hingga final, ditambah kontribusi besarnya di usia yang sudah tidak muda lagi, dinilai bisa menjadi pertimbangan para pemilih untuk kembali memberikan penghargaan tersebut kepadanya.
Jika berhasil memenangkan Ballon d'Or 2026, Messi akan kembali membuktikan bahwa bermain di luar kompetisi Eropa bukan penghalang untuk meraih penghargaan individu paling prestisius di dunia sepak bola. Sebelumnya, ia juga mencatat sejarah sebagai satu-satunya pemain yang berhasil memenangkan Ballon d'Or saat berkarier di luar Eropa, yakni pada edisi 2023 setelah mengantarkan Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!