Viral Maling Durian Diarak Keliling Kampung Sambil Bawa Hasil Curian, Warganet Soroti Hukuman Sosial

Viral Maling Durian Diarak Keliling Kampung Sambil Bawa Hasil Curian, Warganet Soroti Hukuman Sosial
- (Dok. Suara).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Aksi pencurian durian yang terjadi di sebuah daerah mendadak menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial. Rekaman tersebut ramai dibagikan ulang oleh berbagai akun, termasuk akun Instagram Lambe Turah, dan langsung memancing perhatian warganet.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah pria diduga tertangkap saat mencuri buah durian dari kebun milik warga. Aksi mereka dipergoki langsung oleh masyarakat setempat yang kemudian mengamankan para pelaku di lokasi kejadian.

Suasana dalam video tampak dipenuhi teriakan warga yang kesal karena aksi pencurian hasil kebun dinilai semakin meresahkan. Tidak hanya diamankan, para terduga pelaku juga diberi hukuman sosial dengan cara diarak mengelilingi kampung sambil membawa durian hasil curian mereka.

Momen tersebut sontak menarik perhatian pengguna media sosial. Dalam rekaman viral itu, para pria tampak berjalan beriringan sambil memikul dan membawa buah durian, sementara sejumlah warga mengikuti dari belakang.

Salah satu warga bahkan terdengar menyindir para pelaku dengan nada satir.

"Kau rasakan juga manisnya kulit duren," ucap seorang warga dalam video tersebut.

Setelah diarak keliling kampung, para pelaku akhirnya diserahkan kepada pihak berwajib untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Hingga kini belum diketahui secara pasti identitas para pelaku maupun lokasi detail kejadian tersebut.

Belum ada pula keterangan resmi terkait jumlah kerugian yang dialami pemilik kebun akibat aksi pencurian tersebut. Namun kasus kehilangan hasil panen memang kerap menjadi keluhan para petani dan pemilik kebun, terutama saat musim buah tiba.

Fenomena pencurian hasil kebun sendiri bukan hal baru di sejumlah daerah di Indonesia. Buah bernilai tinggi seperti durian sering menjadi sasaran pencurian karena memiliki harga jual yang cukup mahal di pasaran, terlebih saat permintaan sedang tinggi.

Viralnya video ini pun memunculkan beragam komentar dari netizen. Sebagian besar mendukung tindakan warga karena dianggap memberikan efek jera kepada pelaku pencurian.

"Hukum di kampung lebih nyata dan terbukti bikin kapok. Kalau langsung diserahkan ke polisi kadang cepat bebas," tulis salah satu pengguna media sosial.

Komentar lain juga menyinggung soal pentingnya menjaga hasil panen petani yang diperoleh dengan susah payah.

"Memang mereka meresahkan, saya juga punya kebun. Kalau ada yang nyuri itu sakit hati banget," tulis netizen lainnya.

Ada pula warganet yang menilai hukuman sosial seperti itu membuat pelaku merasa malu di depan masyarakat sehingga diharapkan tidak mengulangi perbuatannya.

"Durian mahal, tapi harga malu ternyata lebih mahal lagi. Semoga jadi pelajaran buat semua," komentar seorang pengguna internet.

Meski begitu, sebagian netizen juga mengingatkan agar masyarakat tetap menyerahkan proses hukum kepada pihak berwenang dan tidak melakukan tindakan berlebihan terhadap para pelaku.

Sampai saat ini, video pengarakkan maling durian tersebut masih terus beredar luas dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE