Xavi Hernandez Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda, Kontrak hingga Piala Dunia 2030
JAKARTA, GENVOICE.ID - Xavi Hernandez resmi mendapat tugas baru sebagai pelatih tim nasional Belanda. Mantan juru taktik Barcelona tersebut ditunjuk untuk menangani De Oranje dengan kontrak yang berlaku hingga Piala Dunia 2030.
Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) mengumumkan penunjukan Xavi pada Kamis (13/8) dini hari WIB. Pelatih asal Spanyol tersebut menggantikan Ronald Koeman yang meninggalkan jabatannya setelah Belanda gagal meraih hasil maksimal di Piala Dunia 2026.
"Xavi Hernandez telah ditunjuk sebagai pelatih kepala baru dari tim nasional putra Belanda. Pelatih Spanyol berusia 46 tahun itu menggantikan Ronald Koeman," tulis pernyataan resmi timnas Belanda di media sosial.
KNVB juga memastikan Xavi telah menyepakati kontrak yang akan mengikatnya hingga gelaran Piala Dunia 2030. Dengan demikian, pelatih kelahiran Terrassa tersebut berpeluang menangani Belanda dalam dua turnamen besar, yakni Euro 2028 dan Piala Dunia 2030.
Penunjukan ini menjadi kesempatan bagi Xavi untuk kembali menjalani pekerjaan sebagai pelatih setelah sempat menganggur selama dua tahun. Ia terakhir menangani Barcelona sebelum diberhentikan klub tersebut pada 2024.
Xavi datang untuk menggantikan Koeman yang mundur setelah perjalanan Belanda di Piala Dunia 2026 berakhir mengecewakan. Virgil van Dijk dan kawan-kawan tersingkir pada babak 32 besar sehingga KNVB memutuskan untuk melakukan pergantian di posisi pelatih.
Kehadiran Xavi juga mencatatkan sejarah tersendiri bagi timnas Belanda. Ia menjadi pelatih asing pertama yang menangani De Oranje sejak Ernst Happel asal Austria memimpin Belanda pada Piala Dunia 1978.
Tantangan pertama Xavi bersama Belanda sudah menanti. Ia dijadwalkan menjalani debut saat De Oranje menghadapi Jerman dalam ajang Nations League pada 24 September 2026.
Dengan pengalaman sebagai pemain maupun pelatih Barcelona, Xavi kini mendapat kesempatan membangun kembali timnas Belanda dan mempersiapkannya menghadapi rangkaian kompetisi internasional hingga Piala Dunia 2030.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!