10.121 Personel Dikerahkan Amankan Final Indonesia vs Thailand di SUGBK
JAKARTA, GENVOICE.ID - Polda Metro Jaya menyiagakan 10.121 personel gabungan untuk mengamankan final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia dan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Senin (5/10/2026).
Persiapan pengamanan dimatangkan melalui Tactical Floor Game (TFG) yang dipimpin Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Brigjen Pol. La Ode Aries El Fathar di Balai Sarbini, Jakarta Selatan.
TFG tersebut membahas berbagai aspek pengamanan, mulai dari penempatan personel, pergerakan suporter, rekayasa lalu lintas, hingga skenario kontinjensi apabila terjadi situasi yang membutuhkan penanganan khusus.
La Ode mengatakan simulasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh unsur pengamanan memahami tugas dan pola pelaksanaan di lapangan. Hasil pembahasan juga akan diteruskan kepada para perwira pengendali serta personel yang terlibat agar pengamanan berjalan terkoordinasi.
"TFG ini untuk memastikan penempatan personel dan pola pelaksanaan di lapangan dapat dipahami seluruh unsur. Hasilnya juga harus diteruskan kepada para perwira pengendali dan personel terkait agar pelaksanaan berjalan terarah dan terkoordinasi," ujar La Ode.
Personel Disebar di Sejumlah Titik
Pengamanan tidak hanya difokuskan di dalam SUGBK. Petugas gabungan juga akan ditempatkan di berbagai titik yang berkaitan dengan mobilitas penonton.
Pengamanan mencakup rute perjalanan, akses pintu masuk stadion, area tribun, kawasan dalam kompleks GBK, lokasi berkumpulnya suporter, hingga sejumlah ruas jalan di sekitar Senayan.
Rangkaian pertandingan di SUGBK pada Senin dimulai dengan perebutan tempat ketiga antara Malaysia dan Vietnam pada pukul 16.00 WIB. Setelah itu, pertandingan dilanjutkan dengan final antara Indonesia dan Thailand pada pukul 20.00 WIB.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau para suporter maupun masyarakat yang berada di sekitar lokasi untuk ikut menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Budi meminta pendukung kedua tim memberikan dukungan secara tertib dan sportif serta mengikuti pemeriksaan dan arahan petugas. Suporter juga diingatkan tidak membawa barang-barang yang dilarang ke area pertandingan.
"Berikan dukungan secara tertib dan sportif. Ikuti pemeriksaan dan arahan petugas serta hindari membawa barang-barang yang dilarang," kata Budi.
Sementara itu, pengaturan lalu lintas di sekitar SUGBK akan diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan. Masyarakat yang melintas di kawasan Senayan diimbau menyesuaikan waktu maupun rute perjalanan untuk mengantisipasi kepadatan.
Herdman Siap Berikan Segalanya
Di tengah persiapan pengamanan yang ketat, Timnas Indonesia juga bersiap menjalani pertandingan terbesar mereka di FIFA ASEAN Cup 2026.
Pelatih John Herdman memastikan skuad Garuda akan memberikan kemampuan terbaik saat menghadapi Thailand. Ia menyebut pertandingan final sebagai kesempatan penting bagi Indonesia untuk meraih trofi.
"Kami sangat antusias. Besok, tim akan memasuki Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk memberikan segalanya bagi negara," ujar Herdman dalam konferensi pers sebelum pertandingan, Minggu (4/10/2026).
Final FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan bagi Herdman untuk membawa Indonesia meraih gelar setelah sebelumnya gagal mengantarkan tim mencapai semifinal Piala AFF 2026.
Herdman juga optimistis Indonesia mampu keluar sebagai pemenang. Terlebih, pertandingan final akan berlangsung di hadapan puluhan ribu pendukung di SUGBK.
Sebanyak 67 ribu tiket pertandingan dilaporkan telah terjual habis. Dukungan penuh suporter di stadion diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi skuad Garuda untuk menghadapi Thailand pada partai penentuan gelar.
Selengkapnya di koran-jakarta.com.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!