Bangkai KMP Tunu Ditemukan Terbalik di Dasar Laut Selat Bali, Total Korban Tewas Capai 18 Orang!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan dan memvisualisasikan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya di dasar laut Selat Bali, Sabtu (12/7).
Dilansir dari Antara, kapal nahas itu teridentifikasi dalam posisi terbalik di titik referensi delapan, sekitar 49 meter di bawah permukaan laut.
"Alhamdulillah, tim SRU laut menggunakan kamera bawah air dan mendapatkan visual objek dalam kondisi terbalik, dan nama kapal juga terlihat jelas," kata Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Ribut Eko Suyatno.
Dengan ditemukannya bangkai kapal, Basarnas segera melaporkan hasil temuan tersebut kepada Kepala Basarnas dan Menteri Perhubungan. Langkah selanjutnya adalah penandaan lokasi dan perencanaan pengangkatan kapal oleh tim teknis khusus.
Sementara itu, SRU darat Banyuwangi yang dipimpin Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra masih terus melakukan penyisiran di sepanjang garis pantai dari Ketapang hingga Muncar, untuk mencari korban lain yang belum ditemukan.
Hari ini, satu jenazah perempuan kembali ditemukan nelayan di perairan Pengambengan, Jembrana, Bali. Korban mengenakan celana panjang hitam dan bra hitam, dan langsung dibawa ke RSUD Blambangan untuk proses identifikasi.
Berdasarkan data Posko Operasi SAR Gabungan Pelabuhan Ketapang hingga Sabtu malam, total korban dalam tragedi ini adalah:
-
30 orang selamat
-
18 korban meninggal dunia (3 masih dalam proses identifikasi)
-
17 orang masih hilang
KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam pada Rabu, 2 Juli 2025 pukul 00.30 WITA, saat berlayar dari Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi) menuju Pelabuhan Gilimanuk (Bali). Kapal tersebut mengangkut 53 penumpang, 12 awak kapal, dan 22 unit kendaraan.
Menurut kesaksian penumpang selamat, kapal sempat dua kali miring sebelum akhirnya tenggelam dalam hitungan menit. Banyak korban ditemukan puluhan kilometer dari titik tenggelam, terbawa arus kuat Selat Bali.
Operasi SAR masih akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan. Tim juga kini fokus pada tahap penandaan dan rencana pengangkatan bangkai kapal guna mengungkap penyebab pasti tenggelamnya KMP Tunu.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!