Bangkai KMP Tunu Ditemukan Terbalik di Dasar Laut Selat Bali, 17 Penumpang Masih Hilang!

Bangkai KMP Tunu Ditemukan Terbalik di Dasar Laut Selat Bali, 17 Penumpang Masih Hilang!
- (Dok. Antara).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali.

Dilansir dari Antara, kapal tersebut terdeteksi dalam posisi terbalik di dasar laut dengan kedalaman sekitar 49 meter, tepat di titik referensi delapan yang telah dipetakan oleh Unit Pencarian dan Pertolongan Laut (SRU).

"Lokasi kapal sudah jelas. Selanjutnya, kami akan segera melakukan penandaan di titik lokasi bangkai kapal ditemukan," ujar Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Tanjung Perak, Surabaya, Hartanto, dalam konferensi pers di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Minggu (13/7).

Tim teknis yang memiliki keahlian khusus dalam penandaan dan pengangkatan kapal karam telah diberangkatkan ke Banyuwangi. Proses pengangkatan bangkai kapal akan dilakukan sesuai prosedur operasional standar (SOP) dan dalam koordinasi langsung dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut serta tim dari Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP).

"Kegiatan ini memang memerlukan waktu. Tapi mulai hari ini, kami sudah mendatangkan tim teknis yang paham betul terkait penandaan dan metode pengangkatan bangkai kapal," lanjut Hartanto.

Berdasarkan data terakhir dari Posko Operasi SAR Gabungan di Pelabuhan Ketapang, total 30 penumpang berhasil diselamatkan, sementara 18 korban ditemukan meninggal dunia, tiga di antaranya masih dalam proses identifikasi. Sebanyak 17 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan terus dalam pencarian intensif.

Diketahui, KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam pada Rabu, 2 Juli 2025, saat mengangkut 53 penumpang, 12 anak buah kapal (ABK), dan 22 unit kendaraan.

Tim SAR gabungan menyatakan akan terus melanjutkan operasi penyelaman dan pencarian hingga seluruh korban ditemukan. Operasi pengangkatan bangkai kapal menjadi langkah penting untuk mengungkap penyebab pasti insiden ini sekaligus membantu proses evakuasi yang masih berlangsung.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE