Beda dari yang Lain, SM Jago Atur Masalah Tanpa Perlu Bikin Keributan
JAKARTA, GENVOICE.ID -Di tengah panasnya drama dunia hiburan Korea, SM Entertainment malah tampil beda. Alih-alih bikin keributan besar saat ada anggota idol grup yang kena masalah, SM justru dikenal punya cara yang adem dan strategis banget buat ngatur krisis. Tujuannya? Bukan cuma jaga nama baik grup, tapi juga kasih kesempatan idol-nya buat bangkit lagi secara individu.
Strategi ini kembali kelihatan jelas waktu SM ngumumin kalau Seunghan bakal debut solo dan mulai bangun personal branding-nya sendiri bulan Juli nanti. Buat yang belum tahu, Seunghan sempat mundur dari RIIZE bahkan sebelum grup itu resmi debut, gara-gara masalah kehidupan pribadinya yang viral dan bikin fans ngamuk. Akhirnya, SM konfirmasi dia beneran keluar dari grup.
Mirip banget sama kasus Lucas, eks NCT dan WayV, yang juga sempat vakum karena isu pribadi, lalu akhirnya keluar dari grup. Tapi yang bikin beda, dua-duanya nggak langsung "dibuang". SM lebih milih berhentiin aktivitas dulu, baru pelan-pelan lepasin mereka dari grup. Tapi pintu buat solo karier tetap dibuka lebar.
Dengan cara ini, nama baik grup tetap aman, fans juga nggak terlalu panas, dan artisnya masih bisa lanjut berkarya. Bisa dibilang, SM jago banget ngejaga keseimbangan antara bisnis dan brand image.
SM sekarang jago banget mantau respons fans dan gerak pasar sebelum ambil keputusan. Jadi langkah yang mereka ambil lebih terukur dan bisa ngurangin risiko drama makin besar.
Di dunia hiburan yang serba cepat dan sensitif kayak sekarang, skandal itu kadang nggak bisa dihindarin. Tapi SM nunjukin kalau yang penting itu gimana cara ngadepinnya.
Daripada buru-buru "cancel", mereka pilih buat ngereset, ngatur ulang, dan cari jalan biar semuanya tetap jalan. Nggak heran kalau gaya manajemen krisis SM sekarang mulai dianggap sebagai strategi keren yang layak dicontoh di dunia K-pop.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!