Sebenarnya, Kamu Tidak Harus Mencintai Diri Sendiri untuk Bisa Mencintai dan Dicintai

R
Reza Aditya
Penulis
Lifestyle
Sebenarnya, Kamu Tidak Harus Mencintai Diri Sendiri untuk Bisa Mencintai dan Dicintai
- (Dok. Freepik).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Sering kali terdengar anggapan bahwa seseorang harus mencintai diri sendiri sebelum bisa mencintai orang lain atau menerima cinta dari mereka. Namun, pandangan ini tidak sepenuhnya benar dan bahkan dapat menghambat proses seseorang dalam memahami dan menerima dirinya sendiri.

Mengapa Orang Mengatakan Harus Mencintai Diri Sendiri Dulu?

Dilansir dari Well Good, mencintai diri sendiri berarti menyadari bahwa seseorang berharga dan layak mendapatkan perhatian tanpa harus bergantung pada pengakuan orang lain. Ini bukan berarti seseorang harus selalu merasa baik tentang dirinya sendiri, tetapi lebih kepada memahami bahwa kesalahan, penolakan, atau ketidaksempurnaan tidak mengurangi nilai diri.

Beberapa contoh mencintai diri sendiri meliputi:

  • Pergi berkencan tanpa terlalu khawatir apakah pasangan menyukai diri ini, melainkan lebih fokus pada bagaimana perasaan saat bersamanya.
  • Berusaha menjaga hubungan baik dengan diri sendiri daripada hanya berusaha menyenangkan orang lain.
  • Gagal dalam ujian tetapi tetap mencari solusi tanpa merendahkan diri sendiri.

Sebaliknya, jika seseorang tidak mencintai dirinya sendiri, mungkin akan muncul perasaan tidak berharga atau bahkan membenci diri sendiri. Hal ini bisa membuat sulit untuk percaya bahwa diri pantas mendapatkan hubungan yang sehat dan saling menghargai. Akibatnya, seseorang mungkin tertarik pada orang-orang yang tidak menghargainya, yang justru memperkuat keyakinan negatif terhadap diri sendiri.

iklan gulaku

Mengapa Anggapan Ini Bisa Berbahaya?

Meskipun mencintai diri sendiri dapat membantu dalam membangun hubungan yang lebih sehat, itu bukanlah syarat utama untuk bisa mencintai atau dicintai. Mempercayai bahwa seseorang harus mencintai dirinya sendiri sebelum menjalin hubungan dapat membuatnya menunda atau bahkan menghindari hubungan yang sebenarnya bisa membantu proses penyembuhan.

Proses penyembuhan dan pertumbuhan diri tidak selalu harus dilakukan sendirian. Banyak penelitian menunjukkan bahwa hubungan yang sehat dapat membantu seseorang menyembuhkan luka emosional. Misalnya, penelitian membuktikan bahwa ketika seseorang yang dicintai menggenggam tangan, rasa sakit yang dialami bisa berkurang. Ini menunjukkan bahwa kehadiran dan dukungan dari orang lain dapat berperan besar dalam proses penyembuhan.

Bagaimana Cinta dari Orang Lain Bisa Membantu Mencintai Diri Sendiri?

Terkadang, seseorang melihat dirinya sendiri dengan cara yang negatif karena pengalaman buruk di masa lalu. Namun, orang lain yang mencintainya mungkin tidak memiliki reaksi yang sama terhadap hal-hal yang dianggap sebagai kekurangan. Misalnya, jika seseorang merasa terlalu mudah marah, pasangan yang baik mungkin melihatnya sebagai tanda bahwa orang tersebut memiliki semangat dan kepedulian terhadap hal-hal yang penting baginya.

Membuka diri terhadap cinta, baik memberi maupun menerima, adalah langkah besar dalam perjalanan mencintai diri sendiri. Menyembunyikan bagian-bagian yang dianggap buruk justru menghambat proses penyembuhan. Sebaliknya, membiarkan orang lain melihat sisi rentan memberi mereka kesempatan untuk membantu dalam menerima dan menghargai diri sendiri.

Bagaimana Belajar Mencintai Diri Sendiri dalam Hubungan?

  1. Berani Jujur dan Rentan
    Mengungkapkan sisi diri yang kurang disukai memang menakutkan, tetapi kejujuran ini bisa menjadi awal dari penerimaan dan pertumbuhan.
  2. Mengembangkan Rasa Kasih Sayang pada Diri Sendiri
    Alih-alih mengkritik diri sendiri, cobalah memahami dari mana perasaan negatif itu berasal. Menerima kelemahan bukan berarti menyerah, tetapi menunjukkan bahwa manusia terus belajar.
  3. Mengambil Tanggung Jawab atas Luka Batin
    Sadarilah bahwa ketakutan atau kekhawatiran dalam hubungan mungkin berasal dari pengalaman masa lalu, bukan dari pasangan saat ini. Memahami akar masalah dapat membantu merespons dengan lebih sehat.

Pada akhirnya, meskipun mencintai diri sendiri adalah hal yang penting, tidak perlu menunggu untuk benar-benar mencintai diri sendiri sebelum membuka hati untuk orang lain. Terkadang, justru hubungan yang penuh cinta bisa membantu seseorang belajar menerima dan mencintai dirinya sendiri dengan lebih baik.

  • Tag:
  • Self Love
  • Relationship

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Update Today
Contraflow Tol Japek Arah Jakarta Dihentikan Gegara Hal Ini
Rivaldi Dani Rahmadi