Innalillahi! Korban Jiwa Banjir Bali Bertambah Jadi 16 Orang, Begini Kondisi Terkini di Lapangan

Pencarian Korban Banjir di Bali Terus Dilakukan, Tim SAR Temukan Jenazah Terakhir di Reruntuhan

Innalillahi! Korban Jiwa Banjir Bali Bertambah Jadi 16 Orang, Begini Kondisi Terkini di Lapangan
Kerusakan yang terjadi akibat banjir Bali. - (Dok. antaranews.com).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Banjir bandang yang melanda Bali meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak. Tim SAR gabungan baru saja mengevakuasi satu jenazah lagi dari reruntuhan bangunan di Jalan Sulawesi, Denpasar, yang menambah total korban tewas akibat banjir di Bali menjadi 16 orang.

Bencana ini tidak hanya merusak banyak infrastruktur, tetapi juga merenggut nyawa warga. Simak informasi selengkapnya mengenai update banjir Bali, jumlah korban banjir Denpasar, dan dampak banjir di Jembrana.

Korban terakhir yang berhasil ditemukan adalah seorang ibu bernama Maimunah, berusia 75 tahun. Beliau menjadi korban terakhir dari insiden ruko roboh di Jalan Sulawesi akibat terjangan banjir. Jenazah Maimunah ditemukan tim evakuasi sekitar pukul 21.33 Wita, sekitar 50 meter dari lokasi reruntuhan ruko tempat tinggalnya.

Update Terbaru Jumlah Korban Banjir di Bali

Jumlah korban tewas akibat banjir bandang di Bali terus bertambah. Menurut laporan dari Danrem 163/Wira Satya, Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadi Saputra, timnya berhasil mengevakuasi jenazah Maimunah pada Kamis malam (11/9).

Penemuan ini membuat total korban meninggal menjadi 16 jiwa. Sebelumnya, satu korban lain yang juga dilaporkan hilang di sekitar lokasi ruko roboh sudah ditemukan lebih dulu di area Dam Estuari pada sore harinya.

Berdasarkan data awal dari BNPB per Kamis (11/9) pukul 11.00 Wita, tercatat 14 korban jiwa. Dengan ditemukannya dua korban tambahan ini, total korban jiwa kini menjadi 16 orang.

Sebaran Korban dan Kondisi Pengungsi

Ke-16 korban meninggal akibat bencana ini tersebar di beberapa daerah di Bali. Kota Denpasar menjadi wilayah dengan korban terbanyak, yaitu 10 orang. Sementara itu, Kabupaten Jembrana mencatat 2 korban, Gianyar 3 korban, dan Badung 1 korban. Data ini masih dalam proses sinkronisasi dan verifikasi oleh Basarnas dan BPBD setempat, jadi bisa saja ada perubahan.

Selain korban jiwa, banjir juga menyebabkan ratusan warga harus mengungsi. Menurut BPBD Provinsi Bali, tercatat total 562 warga mengungsi. Jumlah terbanyak berada di Jembrana, dengan 327 pengungsi, diikuti oleh Denpasar dengan 235 pengungsi.

Banjir di Bali kali ini memang dampaknya sangat besar. Banyak keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan anggota keluarga. Tim evakuasi masih terus bekerja keras di lapangan untuk memastikan tidak ada lagi korban yang belum ditemukan.

Banjir di Bali: Sederet Fakta yang Wajib Kamu Tahu

  • Korban jiwa bertambah: Total korban meninggal kini mencapai 16 jiwa.
  • Pencarian korban terus dilakukan: Tim SAR gabungan masih bekerja keras mencari korban hilang.
  • Ratusan warga mengungsi: Lebih dari 500 warga terpaksa mengungsi di posko darurat.
  • Sejumlah wilayah terdampak parah: Denpasar, Jembrana, Gianyar, dan Badung menjadi wilayah paling terdampak.

Pastikan untuk selalu update berita terbaru dari sumber yang terpercaya ya. Semoga seluruh korban yang terdampak bisa segera pulih ya Gen, aamiin.

S
Sarah Ramadhani
Penulis

1 Comments

M

Muhammad athar Atharrr

12 Sep 2025
Nama-nama korban meninggal dunia pada banjir bandang di Bali?
Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE