Ferrari 849 Testarossa Resmi Meluncur: Supercar Hybrid 1.050 HP, Lebih Ganas dari SF90 Stradale!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Ferrari resmi memperkenalkan model supercar plug-in hybrid terbarunya, Ferrari 849 Testarossa, sebagai penerus SF90 Stradale. Mobil sport terbaru ini hadir dengan perpaduan teknologi mutakhir dan performa ekstrem, mengusung mesin V8 twin-turbo yang disandingkan dengan tiga motor listrik, menghasilkan total tenaga hingga 1.050 hp,lebih tinggi 50 hp dibanding pendahulunya.
Dilansir dari Antara, sistem plug-in hybrid pada 849 Testarossa terdiri atas mesin pembakaran internal, tiga motor listrik, baterai tegangan tinggi, dan inverter. Sistem ini dirancang untuk mengoptimalkan performa, dinamika berkendara, serta kenyamanan penggunaan harian.
Salah satu keunggulan teknis mobil ini adalah penerapan sistem brake-by-wire generasi terbaru yang dipadukan dengan pengontrol ABS Evo Ferrari, menghasilkan presisi pengereman luar biasa di berbagai kondisi. Disempurnakan dengan sistem pengereman baru, 849 Testarossa menunjukkan keunggulan dalam hal keselamatan dan kendali.
Ferrari menyatakan bahwa 849 Testarossa memiliki rasio daya terhadap berat terbaik di kelasnya, berkat pengurangan bobot komponen secara ekstensif. Meski tenaga meningkat signifikan, penurunan bobot tidak dilakukan secara ekstrem. Inovasi dilakukan melalui teknik pemesinan ala mesin balap, pengurangan camshaft, serta penggunaan sekrup titanium, yang secara keseluruhan meningkatkan rasio power-to-weight hampir 10% dibanding SF90 Stradale.
Dalam hal akselerasi, mobil ini mampu melesat dari 0 ke 100 km/jam hanya dalam 2,3 detik, menjadikannya salah satu supercar tercepat di dunia. Efisiensi termal pun ditingkatkan melalui optimalisasi peta pendinginan motor listrik, menjaga suhu tetap stabil dalam kisaran 10-12°C lebih rendah, sehingga performa listrik dapat dipertahankan dalam waktu lebih lama.
Pengemudi dapat memilih empat mode berkendara elektrik melalui sistem eManettino, yakni eDrive, Hybrid, Performance, dan Qualify. Dalam mode eDrive, Ferrari 849 Testarossa bisa menempuh jarak hingga 25 km dengan tenaga listrik sepenuhnya, berkat baterai lithium-ion 7,45 kWh yang dipasang di sasis untuk menjaga pusat gravitasi tetap rendah dan distribusi bobot optimal.
Demi kenyamanan dan keamanan, Ferrari turut menyematkan fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) yang meliputi Adaptive Cruise Control, pengereman darurat otomatis, pengenalan rambu lalu lintas, pemantauan kelelahan pengemudi, tampilan 360 derajat, hingga peringatan lalu lintas silang belakang.
Dari sisi desain, eksterior 849 Testarossa merupakan karya Ferrari Styling Centre yang dipimpin oleh Flavio Manzoni. Desain ini merupakan evolusi dari SF90 Stradale, menonjolkan nuansa futuristik dan performa tinggi. Sementara itu, interiornya dirancang untuk meningkatkan ergonomi dan fungsionalitas, termasuk peningkatan aksesibilitas dengan mengurangi lebar bawah panel pintu, serta penambahan ruang pada bangku belakang dan kotak sarung tangan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!