Federico Barba Debut Bersama Palermo, Instagram Klub Dibanjiri Komentar Bobotoh

Federico Barba Debut Bersama Palermo, Instagram Klub Dibanjiri Komentar Bobotoh
- (Dok. RCTI+).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Mantan bek Persib Bandung, Federico Barba, langsung mendapat perhatian Bobotoh setelah menjalani debut bersama Palermo. Menariknya, penampilan perdana Barba terjadi saat klub barunya menghadapi Juventus dalam laga yang berakhir dengan kekalahan 0-2.

Barba tampil sebagai pemain pengganti dan masuk pada menit ke-61. Meski belum mampu membantu Palermo menghindari kekalahan, debut bek asal Italia tersebut tetap disambut positif oleh suporter Persib yang masih mengikuti perjalanan kariernya.

Dukungan Bobotoh bahkan terlihat di kolom komentar Instagram resmi Palermo. Sejumlah suporter Persib memberikan ucapan selamat sekaligus mendoakan Barba agar sukses bersama klub barunya dan mampu membantu Palermo mengejar tiket promosi ke Serie A.

"Hopefully, they'll soon be promoted to the top flight, Serie A... our legend @fedebarba19 Barba found success at Palermo," tulis salah satu akun Bobotoh.

Komentar lain menunjukkan bahwa sebagian suporter sengaja mengunjungi akun Palermo hanya untuk melihat kabar terbaru mengenai Barba.

"Kesini cuma mau liat barba doang aing mah," tulis seorang warganet.

Dukungan serupa juga disampaikan Bobotoh lainnya yang berharap Barba tetap meraih kesuksesan di Italia. "Success wherever you are, Barba. Bobotoh always supports you and your teammates," tulis akun lainnya.

Dalam pertandingan melawan Juventus, Barba langsung mendapat ujian berat setelah masuk pada babak kedua. Ia beberapa kali terlibat dalam upaya Palermo mengantisipasi serangan Juventus, termasuk ketika berusaha menghentikan pergerakan Zeki Celik yang hendak mengirimkan umpan cut back.

Barba juga ikut membantu Palermo membangun serangan dari lini belakang. Bek berusia 32 tahun itu terlihat beberapa kali mengalirkan bola kepada rekan setim untuk menjaga penguasaan bola.

Namun, Barba sempat berada dalam situasi yang membuat pertahanan Palermo cukup tegang. Ia terkecoh ketika berusaha merebut bola dari Arkadiusz Milik di dekat kotak penalti. Beruntung, bola terlebih dahulu keluar lapangan sehingga situasi tersebut tidak berkembang menjadi peluang bagi Juventus.

Debut menghadapi Juventus menjadi awal perjalanan baru Barba setelah meninggalkan Persib. Ia kembali ke Italia setelah membantu klub asal Bandung tersebut meraih gelar Super League 2025-2026.

Alasan Barba Pilih Palermo

Barba sebelumnya mengungkapkan alasan dirinya kembali ke Italia dan menerima tawaran Palermo. Ia mengaku sulit menolak kesempatan bergabung dengan klub tersebut, terlebih Palermo kini dilatih Filippo Inzaghi.

"Tidak mungkin mengatakan tidak kepada Palermo dan juga tidak mungkin mengatakan tidak kepada pelatih Inzaghi," ujar Barba, dikutip Tuttomercatoweb dari Sky Sport Italia melalui Kompas.com.

Sosok Inzaghi menjadi salah satu pertimbangan utama Barba. Menurutnya, mantan penyerang timnas Italia dan AC Milan tersebut memiliki kemampuan untuk membangun mentalitas pemenang serta memotivasi para pemain.

"Pelatih adalah seorang pemenang dan jika kami semua berada di sini, itu juga berkat dia," kata Barba.

Palermo sendiri memiliki target besar pada musim baru, yakni mendapatkan tiket promosi ke Serie A. Pada musim sebelumnya, klub tersebut finis di posisi keempat pada musim reguler dan melanjutkan perjuangan melalui playoff promosi, tetapi langkah mereka terhenti di semifinal.

Barba percaya Inzaghi mampu menjaga motivasi tim untuk mengejar target tersebut. Ia pun menyatakan siap mengikuti arahan sang pelatih bersama rekan-rekannya.

"Inzaghi adalah sosok yang tahu bagaimana memotivasi dengan sangat baik, tahu bagaimana menyentuh tombol yang tepat, meskipun dalam kasus saya hanya ada sedikit hal yang perlu diyakinkan," tuturnya.

"Kami semua bersamanya dan bergerak ke arah yang sama," lanjut Barba.

Kenangan Barba Bersama Persib

Kepindahan ke Palermo tidak membuat Barba melupakan pengalamannya selama berada di Indonesia. Ia menjadi bagian penting dari skuad Persib yang berhasil menjuarai Super League 2025-2026.

Gelar tersebut sekaligus mengantarkan Persib mencatat sejarah sebagai juara Liga Indonesia dalam tiga musim secara beruntun. Selama berada di Bandung, Barba mengaku mendapatkan pengalaman yang menyenangkan dan merasa nyaman dengan lingkungan klub.

"Untungnya, itu merupakan pengalaman yang menyenangkan, saya merasa nyaman," kata Barba.

Bek kelahiran Roma tersebut juga menyebut Persib dan Bobotoh meninggalkan kesan mendalam dalam perjalanan kariernya. Selama memperkuat Maung Bandung, Barba mencatat 35 penampilan dan mencetak lima gol.

"Saya meninggalkan kenangan yang indah, tetapi mereka juga meninggalkan kenangan yang indah bagi saya. Di sana, secara umum, terdapat gairah yang sangat kuat," ujarnya.

Kini, Barba membuka lembaran baru bersama Palermo. Setelah langsung menghadapi Juventus dalam laga debutnya, ia akan berusaha membantu klub tersebut mewujudkan ambisi kembali ke kasta tertinggi sepak bola Italia.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE