Fans F1 Serang Oscar Piastri, Layakkah Jadi Juara Dunia?
JAKARTA, GENVOICE.ID - Oscar Piastri kini semakin dekat dengan gelar juara dunia Formula 1 pertamanya, namun tak semua penggemar merasa puas dengan dominasi sang pebalap Australia. Diskusi panas di media sosial pun muncul soal apakah Piastri benar-benar layak menyandang status juara dunia di tengah mobil McLaren yang disebut-sebut terlalu superior.
Kemenangan Piastri di Grand Prix Belanda membuatnya unggul 34 poin dari rekan setimnya, Lando Norris, yang harus gagal finis akibat masalah mesin. Hasil ini membuat peluang juara dunia 2025 semakin terbuka lebar bagi pebalap berusia 24 tahun tersebut. Bahkan, Piastri sudah melampaui rekor kemenangan Daniel Ricciardo (8 kali) dan kini menyamai koleksi sang manajer, Mark Webber (9 kali).
Jika berhasil mempertahankan konsistensinya, Piastri akan menjadi juara dunia F1 pertama asal Australia sejak Alan Jones pada 1980, sekaligus juara non-Eropa pertama sejak Jacques Villeneuve pada 1997. Bagi McLaren, gelar ini bisa mengulang kejayaan Lewis Hamilton di 2008.
Namun, dominasi McLaren musim ini justru menuai kritik. Tim "Papaya" itu unggul 324 poin atas Ferrari di klasemen konstruktor, sementara pertarungan gelar hanya melibatkan Piastri dan Norris. Saking dominannya, Max Verstappen bahkan mengaku sudah puas finis ketiga di belakang duo McLaren.
Kritik terhadap Piastri makin ramai setelah akun resmi F1 merilis power rankings GP Belanda. Meski mencatat "grand slam" pertamanya-pole position, memimpin seluruh lap, meraih fastest lap, dan menang tanpa ancaman-Piastri hanya mendapat nilai 9,6. Racing Bulls rookie, Isack Hadjar, justru diganjar nilai sempurna 10 berkat podium perdananya.
Reaksi fans pun keras. "Bagaimana mungkin Piastri tidak mendapat 10? Ia melakukan segalanya dengan sempurna, bahkan setiap restart safety car pun flawless," tulis salah satu penggemar di X. Fan lainnya menambahkan: "Mobil McLaren memang luar biasa, tapi bukan berarti pencapaian Piastri bisa diremehkan. Dia benar-benar mendominasi dari awal sampai akhir."
Perdebatan soal "worthy world champion" pun tak terhindarkan. Sejak satu dekade terakhir, F1 didominasi oleh ikon seperti Verstappen dan Hamilton. Kini, muncul wajah baru yang berpeluang merebut mahkota, tapi sebagian fans merasa gelar tersebut "hanya karena mobil."
Terlepas dari pro-kontra, Piastri telah menunjukkan ketenangan luar biasa di usia muda. Jika tren performa McLaren berlanjut, tampaknya hanya masalah waktu sebelum ia mengangkat trofi juara dunia dan menuliskan bab baru sejarah F1.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!