Waspada! Cek Tutup Oli Ini Sebelum Beli Mobil Bekas, Bisa Jadi Tanda Mesin Penuh Sludge
JAKARTA, GENVOICE.ID - Bagi kamu yang sedang berburu mobil bekas, ada satu hal penting yang jangan sampai luput dari perhatian, yakni sludge oli mesin.
Masalah ini sering terjadi pada mobil berusia tua atau yang perawatannya kurang baik, dan bisa berujung pada kerusakan serius jika tidak diketahui sejak awal.
Yayan Sugiana, pemilik bengkel spesialis BMW Masudah Motor, memberikan tips praktis untuk mendeteksi gejala awal munculnya sludge oli sebelum membeli mobil bekas. Menurutnya, cara paling mudah dan cepat adalah dengan memeriksa tutup oli mesin.
"Coba buka tutup oli, lalu lihat bagian dalamnya. Kalau muncul warna coklat keemasan atau terlihat kerak coklat yang lengket, itu pertanda sudah mulai terbentuk sludge," jelas Yayan.
Agar lebih yakin, kamu bisa menyenter ke bagian lubang oli mesin. Jika terlihat banyak kerak coklat tebal, bisa dipastikan kondisi ruang mesin sudah dipenuhi endapan oli alias sludge.
Lebih lanjut, endapan ini biasanya juga menempel di filter oli, yang akan terlihat jelas saat dibongkar. Jika sludge sudah menumpuk terlalu banyak, maka sistem pelumasan mesin akan terganggu. Akibatnya, gesekan antar komponen meningkat, dan risiko kerusakan mesin pun jadi lebih tinggi.
"Kalau belum terlalu parah, biasanya masih bisa dikurangi dengan melakukan engine flush," tambah Yayan.
Sludge sendiri terbentuk akibat oli yang tidak diganti tepat waktu, atau penggunaan oli yang kualitasnya tidak sesuai spesifikasi mesin. Maka dari itu, selain mengecek riwayat servis, pemeriksaan visual langsung di tutup oli bisa jadi langkah awal untuk mengetahui kondisi "jeroan" mobil.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!