Tragedi Bulan Madu di Solok: Istri Tewas dan Suami Kritis Diduga Keracunan Gas Water Heater
JAKARTA, GENVOICE.ID - Bulan madu yang seharusnya jadi momen paling indah bagi pasangan baru justru berakhir tragis di kawasan wisata Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Sepasang pengantin muda, Gilang Kurniawan (28) dan Cindy Desta Nanda (29), ditemukan tak sadarkan diri di dalam kamar Glamping Lakeside pada Kamis (9/10/2025) pagi.
Dari hasil pemeriksaan awal, keduanya diduga mengalami keracunan gas dari alat pemanas air (water heater) di kamar mereka. Tragedi ini sontak membuat warga sekitar dan wisatawan terkejut, apalagi pasangan tersebut diketahui baru tiga hari menikah dan memilih lokasi glamping yang berada di tepi danau untuk menikmati bulan madu romantis mereka.
Menurut laporan pihak penginapan, malam sebelum kejadian, pasangan ini sempat memesan makanan untuk makan malam mereka. Menu yang dipesan antara lain sup iga, mi kuah pedas, risol mayo, kentang goreng, dan air mineral. Makanan tersebut diantarkan langsung ke kamar oleh staf resepsionis.
Keesokan paginya, sekitar pukul 07.15 WIB, seorang karyawan datang untuk mengantarkan sarapan. Saat dipanggil dari luar kamar, sempat terdengar suara pria menjawab bahwa ia sedang mandi. Namun, setelah menunggu hampir 20 menit tanpa respons lanjutan, karyawan tersebut akhirnya pergi meninggalkan kamar. Beberapa jam kemudian, keduanya ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri.
Cindy sempat dilarikan ke puskesmas, tetapi nyawanya tak tertolong, sementara sang suami masih dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal terhadap alat pemanas air yang diduga menjadi sumber kebocoran gas.
Kapolsek Lembah Gumanti, AKP Barata Rahmat Soekarsi, mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab pasti insiden tersebut.
"Kami belum bisa menyimpulkan. Kalau untuk kemungkinan-kemungkinan bisa semua, tapi belum bisa dipastikan jelasnya," ujar Barata dikutip dari Instagram @ctd.insider.
Hasil visum luar menunjukkan tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban. Keluarga Cindy pun memutuskan untuk tidak melakukan autopsi dan langsung memakamkan jenazah di kampung halamannya.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi pelaku wisata dan pengelola penginapan untuk lebih memperhatikan keamanan fasilitas di area glamping, terutama yang menggunakan alat berbahan gas. Momen romantis yang seharusnya penuh kebahagiaan pun berubah jadi duka mendalam bagi dua keluarga yang baru saja menyatukan cinta mereka.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!