Kenalan dengan Starbase, Kota Milik SpaceX yang Punya Pipa Air Baru
JAKARTA, GENVOICE.ID - Starbase, Texas, kota baru hasil inkorporasi yang hampir seluruhnya dimiliki oleh SpaceX, segera kedatangan infrastruktur baru yang penting, pipa air dari Brownsville. Selama ini, SpaceX mengandalkan pengiriman air dalam truk untuk memenuhi kebutuhan karyawan dan warga di lokasi peluncuran mereka.
Dilansir dari Tech Crunch, Brownsville Public Utilities Board (BPUB) sudah menandatangani kontrak dengan SpaceX untuk memasok air ke Starbase dengan tarif pelanggan dalam kota, meski Starbase sendiri baru saja resmi jadi kota. SpaceX yang membiayai pembangunan pipa sampai titik pengukuran dalam batas kota, lalu mengelola distribusi air secara mandiri.
Ini kabar baik buat SpaceX karena batas pengiriman air lewat truk yang hanya 60.000 galon per hari selama ini membatasi pengembangan fasilitas dan perumahan bagi karyawan. Tapi bagi warga di luar SpaceX, situasinya lebih rumit. Puluhan properti yang sebelumnya mendapat layanan air dari Cameron County secara mendadak diputus, dengan klaim tanggung jawab air sekarang jadi milik Starbase. Namun, kota yang dikelola oleh SpaceX ini tidak punya otoritas atau kapasitas untuk melayani air bagi mereka.
Yang lebih mengkhawatirkan, SpaceX menawarkan perjanjian "tanpa syarat dan abadi" kepada warga non-SpaceX yang ingin akses ke sistem air dan limbah Starbase. Warga harus setuju untuk meninggalkan area kapan pun ada aktivitas peluncuran atau pengujian, tanpa jaminan kualitas air, kuantitas, atau bahkan kompensasi hukum jika terjadi masalah.
Pada intinya, Starbase adalah "kota tanpa utilitas publik." Semua layanan air dan limbah dikendalikan langsung oleh SpaceX sebagai perusahaan swasta. SpaceX pun belum memiliki izin resmi dari regulator Texas untuk menjual air kepada publik, artinya mereka tidak wajib melayani warga lain di luar kendali perusahaan.
Jadi, walau pipa air baru ini menjadi solusi bagi SpaceX dan para pekerjanya, akses air bersih di Starbase tetap tergantung kebijakan dan syarat dari SpaceX sendiri, bukan hak umum warga.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!