Kata Kapolri Soal Kasus Tewasnya Diplomat Muda Kemlu dengan Wajah Terlilit Lakban

Kata Kapolri Soal Kasus Tewasnya Diplomat Muda Kemlu dengan Wajah Terlilit Lakban
- (Dok. Antara).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP), akan diselidiki secara mendalam oleh kepolisian.Pernyataan ini menjawab dorongan publik dan anggota DPR yang mendesak agar kasus misterius ini diusut tuntas.

"Diminta atau tidak, Polri akan tetap melakukan penyelidikan mendalam," tegas Kapolri, dikutip dari Antara, Jumat (12/7).

Kasus ini sekarang berada di bawah penanganan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Kapolri juga menekankan bahwa jika ditemukan cukup bukti, jajarannya akan bergerak maksimal untuk mengungkap fakta di balik kematian ADP.

"Apabila sudah kami temukan bukti-bukti, saya minta untuk anggota juga bergerak maksimal agar bisa segera terungkap dan (kasus ini) memang ditunggu oleh publik," ujarnya.

Diplomat muda Arya Daru Pangayunan ditemukan tewas di sebuah kamar indekos kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada 8 Juli 2025. Kondisinya mengenaskan yaknikepalanya dililit lakban. Ia ditemukan pertama kali oleh penjaga indekos.

Kapolsek Menteng Kompol Rezha Rahandi membenarkan temuan tersebut, dan mengatakan bahwa jenazah korban sudah diautopsi di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol.Karyoto, menyebut penyelidikan sedang berjalan cepat, dengan fokus pada bukti CCTV, hasil autopsi, dan jejak digital dari laptop serta ponsel korban.

"Digital itu darilaptopdan lain-lain, nanti dari forensik barangkali membuka ponsel bisa di-trace,kemana, jam berapa, dia berhubungan dengan siapa," kata Karyoto.

Sementara itu, Kapolsek Menteng Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Rezha Rahandi mengatakan bahwa korban ADP ditemukan tewas di sebuah indekos dengan kondisi kepala terlilit lakban (8/7).

Korban ditemukan oleh penjaga indekos yang berada di lokasi kejadian. Jenazah korban juga telah diautopsi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk diketahui penyebab kematiannya

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE