Konser BTS Comeback Live 2026 di Seoul, Polisi Siagakan Tim Antiteror dan Ribuan Personel Demi Keamanan ARMY
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar yang bener-bener bikin jantung berdebar kencang akhirnya datang dari pusat kota Seoul, Korea Selatan. Buat kalian para pecinta K-Pop, khususnya ARMY yang sudah nggak sabar menanti kembalinya sang legenda, persiapan buat acara Comeback Live ARIRANG BTS ternyata nggak main-main. Mengingat betapa besarnya pengaruh grup ini secara global, Kepolisian Metropolitan Seoul dikabarkan sedang berada dalam kondisi siaga satu untuk mengawal jalannya acara yang bakal digelar di Gwanghwamun Park pada 21 Maret 2026 mendatang.
Bayangkan saja, ribuan hingga ratusan ribu orang diprediksi bakal tumpah ruah ke jalanan hanya untuk menyaksikan momen bersejarah ini secara langsung. Kerumunan massa yang masif ini tentu saja memicu kekhawatiran soal keselamatan publik, sehingga pihak kepolisian harus mengerahkan seluruh sumber daya terbaik mereka agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Atmosfer di Seoul saat ini bener-bener terasa tegang sekaligus penuh antusiasme, karena pemerintah setempat nggak mau kecolongan dalam menangani event yang skalanya sudah level internasional ini.
Persiapan matang mulai dari pengamanan fisik di lapangan sampai pemantauan di dunia maya sudah mulai digerakkan demi memastikan para penggemar bisa menikmati momen ini dengan tenang dan aman, nih Gen.
Komisaris Jenderal Badan Kepolisian Metropolitan Seoul, Park Jeong-bo, sudah bergerak cepat dengan meresmikan pembentukan gugus tugas khusus pada Senin, 9 Februari 2026. Tim elit ini dipimpin langsung oleh Wakil Komisaris Jenderal Keamanan Publik yang punya tugas berat buat mengoordinasikan seluruh pergerakan aparat di lokasi acara. Park Jeong-bo menegaskan kalau pihaknya sudah dalam posisi siap tempur untuk menjaga setiap sudut area konser.
"Kami telah menunjuk Wakil Komisaris Jenderal Keamanan Publik sebagai kepala gugus tugas. Sepenuhnya siap untuk memastikan acara tersebut berlangsung dengan aman," tegas Park Jeong-bo dalam keterangannya yang dirilis Selasa, 10 Februari 2026.
Pembagian Zona Ketat dan Antisipasi Ancaman Teror
Polisi punya prediksi yang cukup bikin merinding soal jumlah penonton, yaitu sekitar 230 ribu sampai 260 ribu orang bakal memadati area dari sisi utara Gwanghwamun Park sampai ke gerbang Daehanmun. Biar massa nggak numpuk di satu titik dan malah jadi bahaya, polisi membagi lokasi menjadi empat zona utama dengan kode khusus, yaitu Core Zone, Hot Zone, Warm Zone, dan Cold Zone.
Nggak cuma itu, empat zona tadi bakal dipecah lagi jadi 15 area pengamanan yang lebih kecil. Setiap area bakal dijaga ketat dan dipimpin oleh seorang perwira berpangkat inspektur supaya pengawasannya bisa maksimal sampai ke detail terkecil. Keamanan ini juga nggak main-main karena polisi sampai menurunkan 13 tim kejahatan kekerasan dari sembilan kantor polisi berbeda. Bahkan, unit pasukan khusus seperti tim pemeriksa bahan peledak sampai tim identifikasi tersangka teroris juga ikut disiagakan di lokasi buat mengantisipasi segala kemungkinan terburuk.
Pengamanan Siber dan Tanggung Jawab Penyelenggara
Selain di lapangan, polisi juga melototin komunitas online lewat satuan khusus dari unit investigasi kejahatan siber. Mereka bakal gercep menyikat siapa saja yang mengunggah ancaman atau konten berbahaya di internet terkait acara ini. Sementara itu, meskipun pihak agensi HYBE sudah janji bakal nurunin 3.553 personel keamanan sendiri, polisi tetap minta jumlah itu ditambah lagi. Polisi berpegang pada prinsip bahwa penyelenggara punya tanggung jawab besar atas membeludaknya pengunjung.
Park Jeong-bo kembali menekankan kalau jumlah petugas di lapangan bisa saja bertambah sewaktu-waktu tergantung seberapa padat orang yang datang nanti. Bagi kepolisian, keselamatan nyawa warga adalah harga mati yang nggak bisa ditawar, apalagi dengan mobilitas massa yang sangat tinggi di jalanan Seoul.
"Kami akan meminta lebih banyak personel keamanan tergantung pada jumlah pengunjung. Kita harus sepenuhnya siap untuk keselamatan warga kita karena banyaknya orang di jalan," tambahnya lagi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!