Konser "ARIRANG" BTS Dijaga Ketat, Ancaman Bom di Gwanghwamun Square Picu Siaga Penuh
JAKARTA, GENVOICE.ID - Jelang konser besar BTS bertajuk "ARIRANG", otoritas Korea Selatan dibuat siaga setelah muncul ancaman bom di kawasan Gwanghwamun Square. Insiden ini terjadi sehari sebelum konser digelar, tepatnya pada Jumat (20/3).
Laporan awal disampaikan oleh Badan Administrasi Warisan Nasional Korea Selatan setelah ditemukannya sebuah surat mencurigakan di area Gyeongbokgung Palace sekitar pukul 14.10 waktu setempat. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa alat peledak telah dipasang di area Gwanghwamun Square.
Tak hanya surat, petugas juga menemukan dua kantong belanja mencurigakan di dekat loket tiket istana. Masing-masing kantong bertuliskan "container" dan "peledak", sehingga langsung memicu respons cepat dari aparat keamanan.
Barang-barang tersebut segera diamankan dan diperiksa oleh pihak kepolisian. Setelah dilakukan penyisiran menyeluruh di lokasi, aparat memastikan tidak ditemukan bahan peledak ataupun ancaman nyata di area tersebut.
Polisi kemudian mengamankan seorang perempuan berusia sekitar 60 tahun yang diduga terkait dengan surat ancaman dan penempatan barang mencurigakan tersebut. Namun, setelah menjalani pemeriksaan, perempuan itu dilepaskan karena diduga mengalami gangguan mental. Meski demikian, proses hukum tetap berjalan dalam bentuk penyelidikan atas dugaan intimidasi publik.
Meski ancaman tidak terbukti, pengamanan konser tetap diperketat secara besar-besaran. Pemerintah Kota Seoul mengerahkan sekitar 6.500 personel kepolisian, termasuk lebih dari 70 unit antihuru-hara, untuk mengamankan jalannya konser.
Selain itu, ribuan petugas lain juga disiagakan, mulai dari staf operasional hingga ratusan personel pemadam kebakaran lengkap dengan puluhan unit armada yang ditempatkan di sekitar lokasi acara.
Konser "ARIRANG" sendiri diperkirakan akan dihadiri sekitar 260.000 penonton. Antusiasme penggemar semakin tinggi setelah Netflix dilaporkan membagikan sekitar 22.000 tiket gratis untuk acara tersebut.
Bahkan, penggemar setia BTS yang dikenal sebagai ARMY diprediksi akan tetap memadati area sekitar venue meski tidak memiliki tiket, demi merasakan atmosfer konser secara langsung.
Dengan tingginya jumlah massa dan adanya ancaman sebelumnya, pengamanan berlapis menjadi langkah utama untuk memastikan konser berjalan aman dan lancar tanpa gangguan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!