Siapa Itu Chris Hansen? Sosok Pembawa Acara "To Catch a Predator" yang Buru Predator Anak

Siapa Itu Chris Hansen? Sosok Pembawa Acara "To Catch a Predator" yang Buru Predator Anak
- (Dok. Yahoo).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Nama Chris Hansen kembali menjadi perhatian setelah A24 merilis trailer film "Primetime" yang terinspirasi dari program investigasi "To Catch a Predator". Dalam film tersebut, Robert Pattinson dipercaya memerankan sosok Hansen, jurnalis yang dikenal luas karena memimpin operasi penyamaran untuk mengungkap dugaan predator anak.

Hansen merupakan jurnalis televisi asal Amerika Serikat yang bergabung dengan NBC News pada 1993. Namanya semakin dikenal setelah menjadi pembawa acara "To Catch a Predator", program investigasi yang tayang melalui "Dateline NBC" mulai 2004 hingga 2007.

Program tersebut menggunakan kamera tersembunyi dalam operasi penyamaran. Tim investigasi bekerja sama dengan orang dewasa yang berperan sebagai anak di bawah umur untuk berkomunikasi dengan orang-orang yang diduga berniat melakukan aktivitas seksual dengan anak.

Chris Hansen memimpin "To Catch a Predator"

"To Catch a Predator" pertama kali ditayangkan pada November 2004. Hansen menjadi wajah utama program tersebut sekaligus memimpin proses wawancara terhadap orang-orang yang terjaring dalam operasi penyamaran.

Sebelum dikenal melalui program tersebut, Hansen telah memiliki pengalaman panjang sebagai jurnalis NBC. Ia bergabung dengan NBC News pada 1993 dan kemudian menjadi koresponden untuk "Dateline", dengan tugas meliput berbagai peristiwa, termasuk kecelakaan pesawat TWA Flight 800.

"To Catch a Predator" kemudian berkembang menjadi salah satu program investigasi yang paling dikenal pada masanya. Namun, perjalanan acara tersebut juga tidak lepas dari kontroversi.

Pada November 2006, jaksa wilayah Texas Louis "Bill" Conradt menembak dirinya sendiri ketika polisi mendatangi kediamannya untuk memberikan surat perintah penangkapan. Conradt diduga terlibat dalam komunikasi untuk melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang diyakini masih di bawah umur.

Operasi tersebut berkaitan dengan "To Catch a Predator". Peristiwa itu kemudian memicu gugatan hukum dari saudara perempuan Conradt terhadap sejumlah pihak yang terlibat dalam produksi program tersebut.

Gugatan tersebut bernilai 109 juta dolar AS dan akhirnya diselesaikan melalui kesepakatan di luar pengadilan pada 2008. Nilai penyelesaian tidak diumumkan kepada publik.

"To Catch a Predator" sendiri kemudian dihentikan. Episode terakhir program tersebut ditayangkan pada Desember 2007, sementara pembatalannya dilaporkan terjadi pada 2008.

Hansen kemudian mengatakan bahwa program tersebut telah mencapai tujuan yang ingin dicapai timnya dalam mengungkap persoalan tersebut.

Meninggalkan NBC dan melanjutkan karier

Hansen masih melanjutkan karier jurnalistiknya setelah "To Catch a Predator" berakhir. Ia meninggalkan NBC pada 2013 setelah kontraknya tidak diperpanjang.

Setelah keluar dari NBC, Hansen tetap berkecimpung dalam program kriminal dan investigasi. Ia sempat menjadi pembawa acara "Killer Instinct" di Investigation Discovery dan kemudian memimpin "Hansen vs. Predator" di Crime Watch Daily.

Ia juga mendirikan TruBlu, layanan streaming yang berfokus pada konten true crime. Pada 2022, Hansen kembali dengan program "Takedown with Chris Hansen", yang memiliki konsep serupa dengan "To Catch a Predator".

Pernah tersandung kasus hukum

Perjalanan Hansen setelah meninggalkan NBC juga sempat diwarnai persoalan hukum. Pada Januari 2019, ia ditangkap di Stamford, Connecticut, atas tuduhan menerbitkan cek kosong.

Menurut kepolisian, Hansen memesan sejumlah barang promosi dari sebuah perusahaan lokal dengan nilai sekitar 13.000 dolar AS. Dua cek yang diberikan untuk pembayaran kemudian ditolak bank sehingga pemilik usaha melaporkan persoalan tersebut kepada polisi.

Kasus itu dihentikan pada bulan yang sama. Pengacara Hansen mengatakan kliennya telah membayar tagihan dan menyebut kejadian tersebut sebagai sebuah kekeliruan.

Pada Juli 2021, Hansen kembali berurusan dengan aparat setelah surat perintah penangkapan diterbitkan di Shiawassee County, Michigan. Hal itu terjadi karena Hansen tidak menghadiri persidangan terkait dokumen yang seharusnya ia berikan mengenai sebuah operasi penyamaran yang sebelumnya ia bantu.

Hansen kemudian mengatakan bahwa persoalan tersebut terjadi akibat miskomunikasi dan sedang diselesaikan.

Aktif membuat podcast true crime

Hansen juga memperluas aktivitasnya ke dunia podcast. Pada 2020, ia meluncurkan "Predators I've Caught", podcast yang membahas kembali berbagai operasi penyamaran yang pernah dilakukan selama kariernya.

Pada 2025, Hansen menambah proyek audio melalui "Have a Seat with Chris Hansen", sebuah program wawancara yang membahas berbagai kasus dan isu kriminal.

Kedua podcast tersebut berada dalam satu kanal dan memiliki jadwal episode baru secara berkala. "Predators I've Caught" dirilis setiap Senin, sedangkan "Have a Seat with Chris Hansen" hadir pada Rabu.

Kehidupan pribadi Chris Hansen

Di luar kariernya, kehidupan pribadi Hansen juga mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir. Ia sebelumnya menikah dengan Mary Joan Hansen selama hampir tiga dekade sebelum sang istri mengajukan gugatan cerai pada Juni 2018.

Pada periode perceraian tersebut, Hansen juga menghadapi persoalan tempat tinggal setelah dirinya dilaporkan menghadapi masalah pembayaran sewa apartemen di New York.

Hansen kemudian menikah kembali dengan Gabrielle Gagnon. Keduanya melangsungkan pernikahan di Detroit pada November 2021.

Kisah Chris Hansen diangkat ke layar lebar

Kisah Hansen dan fenomena "To Catch a Predator" kembali mendapatkan perhatian melalui film dokumenter "Predators" yang dirilis MTV Documentary Films pada 2025. Film tersebut membahas pengaruh budaya dan kontroversi yang muncul dari program investigasi tersebut.

Kini, kisah itu kembali diangkat melalui "Primetime". Film garapan Lance Oppenheim tersebut mengambil inspirasi dari program "To Catch a Predator" dan menghadirkan Robert Pattinson sebagai Chris Hansen.

Pattinson tidak hanya menjadi pemeran utama, tetapi juga terlibat sebagai produser film. Ia akan beradu akting dengan Merritt Wever, Skyler Gisondo, dan Phoebe Bridgers.

"Primetime" dijadwalkan tayang di bioskop Amerika Serikat pada musim gugur 2026. Film tersebut kembali membawa sosok Chris Hansen dan program kontroversialnya ke perhatian publik, hampir dua dekade setelah "To Catch a Predator" berakhir.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE