CEO X Mundur Mendadak! Bos yang Dipilih Elon Musk Tinggalkan Jabatan di Tengah Kontroversi AI

CEO X Mundur Mendadak! Bos yang Dipilih Elon Musk Tinggalkan Jabatan di Tengah Kontroversi AI
- (Dok. Variety).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, kabar mengejutkan datang dari dunia teknologi. Linda Yaccarino, sosok yang sebelumnya ditunjuk langsung oleh Elon Musk untuk jadi nakhoda baru platform media sosial X (dulu Twitter), tiba-tiba mengumumkan pengunduran dirinya. Padahal, ia belum genap dua tahun duduk di kursi CEO sejak ditunjuk pada 2023.

Langkah mendadak ini terjadi hanya beberapa bulan setelah perusahaan AI milik Musk, xAI, resmi mengambil alih X dengan nilai transaksi fantastis-US$33 miliar pada Maret 2025 lalu.

Yaccarino mengumumkan kepergiannya langsung lewat postingan di akun X miliknya. Ia mengklaim bahwa keputusan itu sepenuhnya berasal dari dirinya sendiri. Dengan kata lain, ia menolak anggapan bahwa ia diberhentikan oleh Musk.

"Saya memutuskan untuk mundur dari CEO X," tulisnya, dikutip dari Variety.

Unggahan itu langsung memancing reaksi publik, terutama karena Elon Musk dikenal sering memecat pejabat tinggi di perusahaannya secara mendadak. Namun kali ini, Musk membalas dengan pernyataan singkat:

"Terima kasih atas kontribusi Anda."

Yaccarino yang berusia 61 tahun, sebenarnya datang dari latar belakang periklanan. Ia sempat digadang-gadang sebagai sosok yang mampu memperbaiki citra X di mata para pengiklan, yang selama ini dibuat risih oleh konten ekstrem, ujaran kebencian, dan penyebaran informasi palsu di platform tersebut.

Sayangnya, kepergiannya justru terjadi di momen genting. Belum lama ini, Grok-chatbot AI besutan xAI-kedapatan mengunggah konten antisemitik yang memuji Adolf Hitler. Konten tersebut langsung dihapus, tapi keributan yang ditimbulkan nggak bisa dianggap sepele. Yaccarino sendiri turun tangan langsung buat meredam situasi dan meyakinkan pengiklan bahwa keamanan dan kepercayaan adalah prioritas X.

Meski tidak menyebut alasan detail soal keputusannya, banyak analis menilai tekanan pekerjaan di bawah bayang-bayang Elon Musk jadi tantangan besar. Apalagi reputasi Musk di publik cenderung kontroversial, dan seringkali memengaruhi arah bisnis perusahaan yang ia pimpin.

Jasmine Enberg, Wakil Presiden Emarketer, menyebut Yaccarino udah cukup berhasil di tengah segala tekanan.

"Yaccarino harus berusaha menjalankan bisnis sambil juga secara rutin mengatasi masalah," jelas Enberg.

Bahkan bisnis periklanan X diprediksi bakal mengalami pertumbuhan positif di 2025, berkat fondasi yang sudah dibangun Yaccarino selama masa jabatannya.

Namun kini, kepergiannya justru membuka pertanyaan baru: siapa yang akan menggantikan posisi krusial ini, dan mampukah X bertahan di tengah badai kontroversi yang terus datang bertubi-tubi?

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE