Kondisi Internal Ferrari Kacau, Charles Leclerc Isyaratkan Hengkang?
JAKARTA, Genvoice.id - Musim Formula 1 2025 semakin keras bagi tim Ferrari. Di tengah performa mobil yang terus tertinggal dari pesaing, kabar bahwa Charles Leclerc mulai mempertimbangkan opsi hengkang dari tim sudah ramai di media Italia. Tekanan internal dan sinyal-sinyal ketidakpuasan dari pembalapnya makin memperkuat spekulasi bahwa hubungan antara Leclerc dan Ferrari mulai retak.
Sejak pertengahan musim, performa SF-25 milik Ferrari menunjukkan tren menurun. Di Grand Prix Singapura, Leclerc menyatakan bahwa tim sedang berjuang keras dengan mobil ini. Ia menyebut bahwa tidak ada paket upgrade baru yang benar-benar mengubah kondisi mobil, sementara rival seperti McLaren atau Mercedes justru menunjukkan perkembangan.
Dalam laporan GrandPrix247, media Italia menyebut bahwa sejak perpanjangan kontrak bos tim Fred Vasseur pada Juli, atmosfer internal Maranello mulai memburuk. Konflik antara departemen teknis, kegagalan pengembangan, dan keputusan yang tidak konsisten disebut melemahkan struktur organisasi tim.
Rumornya, muncul desas desus bahwa Leclerc sudah mulai melihat opsi lain di luar Ferrari. Kemungkinan ia akan hengkah setelah musim 2026.
Dalam meredam spekulasi, agen Leclerc, Nicholas Todt memberi peringatan publik kepada Ferrari. Ia menyebut bahwa Ferrari perlu menunjukkan bahwa mereka sanggup membangun mobil juara, kalau tidak Leclerc mungkin harus mempertimbangkan opsi lain.
Meski demikian, Todt juga menyatakan bahwa Leclerc tetap berkomitmen pada proyek Ferrari selama ia percaya mobilnya bisa layak kompetitif. Leclerc sendiri di sisi lain pernah menyampaikan bahwa ia masih mencintai Ferrari dan akan terus berusaha membawa tim tersebut kembali ke puncak, selama keyakinannya terhadap proyek tim tetap ada.
Walaupun banyak media melaporkan bahwa Leclerc mulai melihat opsi lain, fakta kontraknya yang panjang dengan Ferrari (hingga 2029) dapat menjadi batu sandungan. Banyak laporan menyatakan bahwa manajernya memang berbicara dengan tim seperti McLaren atau Mercedes, tetapi lebih pada penjajakan kemungkinan, bukan komitmen pasti pindah.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!