Setelah DNF di GP Brasil, Bos Ferrari: Hamilton dan Leclerc Jangan Banyak Bicara
JAKARTA, Genvoice.id - Presiden Ferrari, John Elkann, melontarkan kritik tajam kepada dua pembalapnya, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, setelah keduanya gagal finis (DNF) di Grand Prix Brasil 2025 di Sirkuit Interlagos, São Paulo. Elkann meminta kedua pembalapnya untuk lebih fokus mengemudi dan tidak terlalu banyak berbicara di media.
Hasil GP Brasil menjadi pukulan berat bagi Ferrari. Hamilton harus mundur lebih awal setelah mobilnya rusak akibat kontak di lap awal, sementara Leclerc tersingkir karena tabrakan di tengah balapan.
"Brasil adalah kekecewaan besar. Melihat kejuaraan di Formula 1, kami dapat mengatakan bahwa kami memiliki para mekanik yang pada dasarnya bisa memenangi kejuaraan dengan kinerja mereka dan semua yang telah dilakukan di pitstop," ujar Elkann seperti yang dikutip dari Skysports Italia.
Kegagalan ganda ini membuat Ferrari kehilangan poin penting dan turun ke posisi keempat klasemen konstruktor, tertinggal dari Mercedes dan McLaren.
Dalam pernyataannya, John Elkann menilai tim teknis Ferrari sudah bekerja keras dan menunjukkan peningkatan performa mobil. Namun, ia menilai pembalap perlu introspeksi diri.
"Kami punya mobil dan tim teknis yang kuat. Sekarang para pembalap harus lebih banyak fokus pada mengemudi dan berbicara lebih sedikit," kata Elkann.
Ia mencontohkan keberhasilan tim Ferrari di ajang ketahanan (WEC) sebagai bukti bahwa kerja sama total membawa hasil nyata.
"Dan tentu saja kami memiliki para pembalap yang harus fokus mengemudi dan tidak banyak bicara. Kami masih memiliki balapan-balapan penting di depan kami, dan bukan tidak mungkin untuk meraih posisi kedua (di klasemen konstruktor). Ini adalah pesan yang paling penting, karena Bahrain sendiri merupakan bukti bahwa ketika semua orang di Ferrari bekerja sama, kami bisa menang," tambahnya.
Elkann menegaskan bahwa Ferrari masih bisa mengejar posisi kedua konstruktor jika seluruh tim kembali bersatu dan bekerja tanpa drama internal.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!