Timnas Basket Indonesia Turun Peringkat di Ranking FIBA

Timnas Basket Indonesia Turun Peringkat di Ranking FIBA
Timnas Basket Putra Indonesia. - (Dok. IBL).

JAKARTA, Genvoice.id - Timnas Basket Indonesia mengalami penurunan peringkat signifikan dalam daftar resmi FIBA yang dirilis pada Selasa (25/11). Indonesia turun delapan peringkat dan kini menempati posisi ke-87 dunia, setelah sebelumnya berada di peringkat ke-79. Penurunan ini menjadi salah satu yang paling tajam pada pembaruan peringkat edisi terbaru.

Merosotnya peringkat Indonesia tak lepas dari rangkaian hasil buruk pada Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025. Dalam enam pertandingan di fase grup, Indonesia tidak meraih satu pun kemenangan. Kekalahan beruntun, termasuk kalah 63-90 dari Korea Selatan pada laga terakhir, membuat Indonesia kehilangan poin penting dalam perhitungan ranking.

FIBA menggunakan sistem penilaian berbasis performa jangka pendek dan jangka panjang. Hasil pertandingan dalam turnamen resmi, seperti kualifikasi Piala Dunia, Asia Cup, dan jendela pertandingan internasional menjadi penentu utama. Karena Indonesia gagal menunjukkan progres atau kemenangan dalam periode penilaian terakhir, dampaknya langsung terasa pada pemangkasan poin ranking.

Dampak bagi Peta Kompetisi Nasional

Penurunan peringkat ini menjadi sinyal keras bagi perkembangan basket nasional. Posisi ke-87 dunia menunjukkan bahwa Indonesia tertinggal jauh dari negara-negara pesaing di Asia, bahkan dari tim yang selama ini dianggap memiliki level kompetitif setara.

Bagi federasi, kondisi ini menuntut evaluasi menyeluruh, mulai dari pemilihan pemain, kualitas latihan, efektivitas program pelatihan, hingga kedalaman kompetisi domestik yang menjadi fondasi pembinaan. Tanpa perbaikan terstruktur, sulit bagi Indonesia untuk bersaing dalam turnamen internasional mendatang.

Sistem ranking FIBA yang diperbarui juga menekankan pentingnya konsistensi performa. Tim yang mampu meraih hasil positif secara beruntun akan mendapat peningkatan poin signifikan. Sebaliknya, tim yang jarang menang atau jarang tampil dalam pertandingan resmi otomatis akan tergerus.

Meski posisinya merosot, Indonesia masih memiliki peluang untuk bangkit. FIBA memberikan bobot tinggi pada pertandingan resmi, sehingga kemenangan pada laga kualifikasi berikutnya dapat membantu memperbaiki posisi.

Selain itu, uji coba internasional yang terdaftar sebagai pertandingan resmi (official games) juga dapat menambah poin ranking.

Dengan jadwal kompetisi yang semakin padat menjelang kualifikasi turnamen besar, Indonesia memiliki kesempatan untuk memperbaiki citra dan membangun momentum positif.

F
Fahri Ramadhan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE