Sean Gelael Juara di Amerika! Menang Dramatis di FIA WEC Usai Lawan Kena Penalti!

Sean Gelael Juara di Amerika! Menang Dramatis di FIA WEC Usai Lawan Kena Penalti!
- (Dok. ANTARA).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, kabar membanggakan datang dari dunia balap. Pembalap Indonesia, Sean Gelael, sukses mencetak kemenangan dramatis di ajang FIA World Endurance Championship (WEC) 6 Hours of COTA yang digelar di Circuit of The Americas (COTA), Amerika Serikat. Balapan penuh drama itu berlangsung pada Senin (waktu Indonesia), dan jadi momen bersejarah buat Sean dan timnya.

Awalnya, Sean bersama dua rekannya, Darren Leung asal Inggris dan Marino Sato dari Jepang, hanya finis di posisi kedua. Tapi siapa sangka, keberuntungan datang setelah tim AF Corse nomor 54 yang tadinya unggul justru diganjar penalti lima detik karena insiden menjelang garis finis. Alhasil, United Autosports nomor 95 resmi naik ke podium pertama.

"Alhamdulillah akhirnya kami mendapatkan podium utama musim ini. Terima kasih kepada rekan setim dan seluruh tim yang sudah bekerja keras menyiapkan mobil," kata Sean dalam keterangan resminya.

Balapan sendiri penuh tantangan. Sejak awal lintasan diguyur hujan deras yang bikin jalannya lomba kacau. Safety Car bahkan harus memimpin hampir satu jam sebelum Race Director Eduardo Freitas memutuskan menghentikan balapan sementara dengan bendera merah.

Di sinilah strategi United Autosports terbukti jitu. Darren yang start dari posisi ketiga berhasil memimpin saat red flag karena dua pembalap di depannya masuk pit. Giliran Sean yang menjaga konsistensi di tiga besar, sebelum akhirnya mobil diserahkan ke Marino Sato.

Drama makin seru saat Sato nekat pakai ban kering padahal lintasan masih basah. Keputusan itu sempat bikin mereka melorot ke posisi enam. Tapi secara perlahan, Sato berhasil menyalip satu per satu hingga finis kedua. Penalti yang diterima AF Corse jadi kunci keberhasilan United Autosports merebut juara.

"Kami berdiskusi cukup lama lewat radio untuk keputusan ban. Awalnya memang lambat, tetapi akhirnya terbukti tepat," jelas Sato.

Bagi Sean, kemenangan di Amerika Serikat ini adalah yang kelima sepanjang kariernya di ajang WEC. Sebelumnya, ia sudah mengoleksi tiga kemenangan di kelas LMP2 pada 2022 (Spa-Francorchamps, Fuji, dan Bahrain), serta satu kemenangan LMGT3 di Imola tahun 2024.

"Ini adalah buah kerja keras semua pihak. Darren tampil solid di awal, Marino berjuang maksimal di kondisi sulit, dan saya hanya berusaha menjaga posisi. Kemenangan ini milik kita semua," tambah Sean.

Setelah kemenangan ini, Sean dan timnya masih punya tantangan lain. Putaran ketujuh FIA WEC berikutnya akan digelar di Fuji, Jepang, pada 27 September mendatang. Marino Sato yang tampil di kandang sendiri pun bertekad mengulang kesuksesan bersama timnya.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE