Gibran Sindir Pemecatan Bareng Effendi Simbolon, PDIP: Itu Sudah Masa Lalu

Gibran Sindir Pemecatan Bareng Effendi Simbolon, PDIP: Itu Sudah Masa Lalu
- (Dok. Kompas).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melontarkan candaan soal pemecatannya dari PDIP yang berdekatan dengan pemecatan politikus senior, Effendi Simbolon. Momen itu terjadi saat Gibran hadir dalam pembukaan Rakernas Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) di Jakarta Selatan, Senin (7/7).

Dalam sambutannya, Gibran sempat menyinggung sejumlah program baru yang akan segera diluncurkan Presiden Prabowo Subianto, termasuk Sekolah Rakyat dan Koperasi Merah Putih. Ia pun mengajak keluarga besar PSBI untuk mendukung program-program tersebut.

"Saya mohon, dalam dua hari Rakernas ini, keluarga besar Simbolon ikut mengawal visi dan misi Pak Presiden," kata Gibran, melansir dariDetik, Selasa (8/7).

Tak berhenti di situ, Gibran menyisipkan guyonan tentang pemecatan Effendi Simbolon oleh PDIP yang terjadi lebih dahulu darinya. Ia menyebut Effendi layak mendukung program pemerintah karena telah "berkorban" lewat pemecatannya.

"Pengorbanan Pak Ketua ini luar biasa, sampai dipecat. Jadi ya, mau nggak mau harus dukung program Pak Presiden," ucap Gibran sambil tersenyum.

Ia juga menyinggung urutan surat pemecatan mereka yang disebut-sebut hanya selisih beberapa nomor. "Surat Pak Ketua nomor 24? Saya 26? Kok bisa berurutan gitu ya?" candanya disambut tawa.

Gibran pun mengajak semua pihak untuk tidak lagi terjebak pada dinamika Pilpres 2024. "Pilpres sudah selesai, saatnya move on. Jangan sampai ada gesekan, khususnya di keluarga besar Simbolon," ujarnya.

Sementara itu, PDIP melalui Ketua DPP Said Abdullah menanggapi santai pernyataan Gibran. Ia menyebut peristiwa pemecatan itu sudah selesai dan tak perlu dipermasalahkan lagi.

"Itu masa lalu. Apa lagi yang mau diurus?" kata Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (8/7/2025).

Menurut Said, keputusan pemecatan telah final dan mengikat, dan tidak perlu dibahas ulang. "Sudah selesai, itu keputusan partai yang final," ujarnya menegaskan.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE