Debu Vulkanik Gunung Lewotobi Capai Labuan Bajo! Kapal Wisata Diminta Tunda Berlayar, Ini Imbauan Syahbandar

Debu Vulkanik Gunung Lewotobi Capai Labuan Bajo! Kapal Wisata Diminta Tunda Berlayar, Ini Imbauan Syahbandar
- (Dok. Antara).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur kini mulai terasa di wilayah Labuan Bajo. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo mengeluarkan imbauan serius kepada seluruh nakhoda kapal wisata dan kapal lainnya untuk mewaspadai jarak pandang terbatas akibat debu vulkanik.

"Kami ingatkan kepada para nakhoda, nelayan dan lainnya agar segera berlabuh jangkar apabila jarak pandang tidak memungkinkan dan hanya melanjutkan pelayaran saat kondisi kembali normal," ujar Kepala KSOP Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, dikutip dari Antara, Selasa (8/7).

Peringatan ini sudah disampaikan melalui Notice to Mariners (NtM), menyusul erupsi Gunung Lewotobi pada 7 Juli 2024. Salah satu perhatian utama adalah risiko gangguan mesin akibat debu vulkanik.

"Nakhoda harus mengantisipasi dampak debu terhadap permesinan kapal, seperti rutin membersihkan filter udara dan menyiapkan filter cadangan," tambahnya.

Tak hanya itu, para nakhoda juga diminta menyediakan masker pernapasan bagi awak dan penumpang kapal sebagai langkah perlindungan tambahan.

Stephanus menegaskan, koordinasi dengan pihak KSOP dan Basarnas sangat penting, terutama jika terjadi situasi darurat di laut. "Jika kondisi memburuk, kami akan mengeluarkan pemberitahuan penundaan keberangkatan kapal atau bahkan menahan Surat Persetujuan Berlayar (SPB)," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Komodo, Maria Seran, membenarkan bahwa sebaran abu vulkanik telah mencapai wilayah udara Manggarai Barat, termasuk Labuan Bajo, dan sebagian bahkan sudah turun ke permukaan tanah.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik, namun tetap waspada. Gunakan masker saat hujan abu, dan pantau informasi resmi dari BMKG dan otoritas terkait," ujarnya.

Warga dan pelaku wisata di Labuan Bajo diharapkan terus mengikuti perkembangan situasi dan memperhatikan keselamatan selama kondisi belum stabil.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE