Sambut HUT RI ke-80, Bank Mandiri Genjot Literasi Finansial Anak Muda Lewat SimPel
JAKARTA, GENVOICE.ID - Menyambut perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Bank Mandiri punya cara unik sekaligus bermanfaat untuk generasi muda Tanah Air. Lewat program Mandiri Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar), bank pelat merah ini mendorong anak-anak sekolah untuk mulai melek finansial sejak dini.
Edukasi Finansial Jadi Bekal Masa Depan
Menurut Rudi Nugraha, SVP Retail Deposit Product Solution Bank Mandiri, gerakan ini bukan cuma soal tabungan, tapi tentang membentuk karakter finansial anak muda. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah menciptakan generasi emas 2045, yang tidak hanya cerdas akademis tapi juga bijak secara ekonomi. Ia menyebutkan bahwa SimPel menjadi bagian dari strategi jangka panjang Mandiri untuk memperluas inklusi keuangan secara nasional.
"Tabungan SimPel telah menjadi bagian dari upaya kami dalam membangun fondasi finansial pelajar Indonesia. Bank Mandiri ingin menjadikan kebiasaan menabung sebagai gaya hidup sejak dini, sekaligus mendorong generasi muda untuk mandiri secara finansial," kata Rudi.
Dukung Program KEJAR dan Gaet Jutaan Pelajar
Langkah ini juga sejalan dengan gerakan nasional Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hingga akhir Juni 2025, Bank Mandiri telah menggelar lebih dari 200 kegiatan edukasi keuangan di berbagai sekolah dasar dan menengah di seluruh Indonesia.
Hasilnya? Jumlah rekening SimPel di Bank Mandiri mencapai lebih dari 2,8 juta rekening, meningkat 15,27% secara tahunan. Angka yang cukup impresif dan membuktikan tingginya antusiasme para pelajar terhadap layanan perbankan yang ramah usia dan mudah diakses.
Dari Kelas ke Digital, Semua Terjangkau
Bank Mandiri juga terus memperkuat pendekatan digital dalam layanan SimPel. Dengan platform yang adaptif dan user-friendly, anak muda sekarang bisa mulai belajar mengelola uang dari smartphone mereka. Edukasi pun dikemas interaktif agar lebih menarik buat generasi digital native.
"Langkah Mandiri untuk Indonesia Maju jadi semangat utama kami," tambah Rudi. Ia menegaskan bahwa edukasi finansial yang merata adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan bangsa. Mulai dari kota besar sampai daerah pelosok, misi Mandiri adalah menghadirkan inklusi finansial untuk semua.
Literasi Keuangan = Investasi Sosial
Dalam jangka panjang, Bank Mandiri berharap gerakan ini bisa melahirkan generasi muda yang mandiri secara finansial dan siap menghadapi tantangan ekonomi ke depan. Karena kalau sejak kecil sudah terbiasa menabung dan memahami keuangan, besar kemungkinan mereka tumbuh jadi individu yang lebih tangguh secara ekonomi.
"Edukasi keuangan hari ini adalah investasi sosial untuk masa depan bangsa," tutup Rudi. Sebuah pesan kuat yang layak jadi refleksi di momen perayaan kemerdekaan tahun ini.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!