Banjir Jakarta Nggak Akan Beres Sebelum Bogor Ditata Ulang? Ini Kata Dedi Mulyadi!

Banjir Jakarta Nggak Akan Beres Sebelum Bogor Ditata Ulang?  Ini Kata Dedi Mulyadi!
- (Dok. Ig/dedimulyadi71).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, kamu pasti udah nggak asing sama yang namanya banjir di Jakarta. Hampir tiap tahun, ibu kota kebanjiran sampai aktivitas warganya lumpuh total. Tapi ternyata, menurut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, masalah banjir Jakarta bukan semata-mata salah pemerintah DKI. Justru, akar masalahnya disebut-sebut ada di Bogor, khususnya kawasan Puncak dan Mega Mendung.

Lewat video yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada Minggu (6/7/2025), Dedi buka suara soal banjir Jakarta yang terus berulang tiap musim hujan.

"Problem utamanya Jakarta adalah Puncak dan Mega Mendung di daerah Bogor, intinya di daerah Bogor," ujar Dedi Mulyadi.

Menurutnya, Jakarta bakal terus kebanjiran kalau kawasan Bogor nggak segera ditata ulang. Artinya, selama daerah hulu sungai masih rusak dan nggak ada penanganan serius, maka daerah hilir seperti Jakarta bakal tetap jadi korban.

"Bogor belum selesai, Jakarta tidak akan pernah selesai. Untuk itu, mari kita bersama-sama kita kembalikan kawasan Bogor," sambung Dedi.

Mantan Bupati Purwakarta ini juga mengingatkan soal pentingnya menjaga area tangkapan air di Bogor. Kawasan Puncak yang dulunya hijau kini makin padat oleh vila, kafe, dan bangunan-bangunan komersial lainnya. Resapan air jadi berkurang drastis. Air hujan yang harusnya diserap tanah, malah langsung mengalir deras ke Jakarta dan bikin bencana.

Dedi mendorong semua pihak, termasuk pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, untuk kompak menjaga lingkungan di wilayah Puncak. Menurutnya, perlindungan terhadap gunung, hutan, dan lahan pertanian di sana adalah kunci utama.

Jadi Gen, kalau kamu selama ini mikir banjir Jakarta cuma karena gorong-gorong mampet atau sampah di mana-mana, ternyata masalahnya jauh lebih besar. Isu lingkungan di daerah hulu seperti Bogor juga punya peran besar dalam bencana banjir ibu kota.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE