5 Kesalahan Investor Pemula dan Cara Menghindarinya!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Buat kamu yang baru mulai investasi, ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan oleh investor pemula.
Jika kamu bisa menghindari kesalahan-kesalahan ini, investasi bisa menjadi kebiasaan positif yang akan menguntungkan dalam jangka panjang.
Dilansir dari Sharesies, berikut 5 kesalahan investor pemula :
1. Mengejar Keuntungan Jangka Pendek
Kami percaya bahwa investasi terbaik adalah untuk jangka panjang. Jika kamu menginvestasikan uangmu selama 10 tahun atau lebih, peluang untuk mendapatkan return yang lebih tinggi jauh lebih besar dibandingkan investasi jangka pendek.
Namun, dalam praktiknya, banyak investor pemula yang tergoda untuk mengambil keuntungan cepat. Misalnya, kamu menginvestasikan Rp1.000.000 dengan target jangka panjang 10 tahun. Setelah setahun, nilainya naik jadi Rp1.500.000. Karena merasa sudah untung besar, kamu buru-buru menjualnya.
Padahal, jika dibiarkan terus berkembang dengan kenaikan rata-rata 5% per tahun, dalam 10 tahun nilainya bisa mencapai Rp2.200.000. Dengan menjual terlalu cepat, kamu kehilangan potensi keuntungan lebih besar di masa depan.
Cara Menghindarinya: Tetapkan tujuan investasi dengan jangka waktu yang panjang dan berkomitmen untuk tidak menjual lebih awal, kecuali benar-benar butuh uang.
2. Menjual Saat Harga Turun dan Mengunci Kerugian
Bayangkan kamu berinvestasi Rp1.000.000 dengan harapan bertumbuh dalam 10 tahun. Tapi setelah beberapa bulan, nilainya turun menjadi Rp900.000. Banyak investor pemula panik dan buru-buru menjual untuk 'menghindari kerugian lebih besar'.
Ini adalah kesalahan besar! Karena jika kamu tetap bertahan, ada kemungkinan besar nilainya akan kembali naik seiring waktu. Kerugian hanya menjadi nyata saat kamu benar-benar menjual investasimu.
Cara Menghindarinya: Saat harga turun, tanyakan pada dirimu: Apakah aku memang berencana menjual hari ini? Jika tidak, tetaplah bertahan. Ingat, investasi bukan soal cuan instan, tapi tentang pertumbuhan jangka panjang.
3. Terlalu Sedikit atau Terlalu Banyak Informasi
Investasi butuh pengetahuan, tapi ada titik di mana terlalu banyak informasi justru membuat bingung. Beberapa investor pemula nekat investasi tanpa belajar dulu, sementara yang lain justru overthinking dan terlalu banyak membaca berita ekonomi dan mencoba menebak pergerakan pasar.
Terlalu banyak informasi bisa membuatmu ragu dan malah menunda investasi. Padahal, bahkan investor profesional pun tidak bisa selalu memprediksi pasar dengan akurat.
Cara Menghindarinya: Pelajari dasar-dasar investasi, tapi jangan terlalu terobsesi membaca setiap berita ekonomi. Fokus pada strategi jangka panjang dan jangan mudah panik.
4. Menunggu Harga Murah yang Tak Kunjung Datang
Banyak investor pemula berpikir, "Aku akan beli saham atau reksa dana saat harganya turun." Tapi masalahnya, tidak ada yang tahu kapan harga terendah akan terjadi. Jika kamu terus menunggu, bisa jadi harga malah terus naik dan kamu kehilangan peluang investasi.
Cara Menghindarinya: Gunakan strategi dollar-cost averaging atau investasi rutin dengan jumlah tetap. Dengan cara ini, kamu tidak perlu khawatir soal harga terbaik karena investasi akan berjalan secara otomatis.
5. Mengabaikan Keajaiban Waktu dalam Investasi
Banyak anak muda merasa belum perlu investasi karena uangnya masih sedikit. Padahal, investasi tidak harus besar di awal. Justru, semakin cepat kamu mulai, semakin besar keuntungan dari efek compound interest atau bunga berbunga.
Misalnya, jika kamu menabung Rp200.000 per bulan dan mendapatkan return 10% per tahun, dalam 20 tahun investasimu bisa tumbuh menjadi lebih dari Rp1.300.000.000! Bayangkan jika kamu menunda 10 tahun-hasil akhirnya bisa jauh lebih kecil.
Cara Menghindarinya: Mulai investasi sekarang, meskipun dengan nominal kecil. Yang penting adalah konsistensi dan jangka waktu yang panjang.
Investasi bukan soal cepat kaya, tapi soal membangun kebiasaan finansial yang sehat untuk masa depan.
Jadi, hindari lima kesalahan ini, tetapkan tujuan jangka panjang, dan mulai berinvestasi sekarang juga!
0 Comments

- Ibu Menyusui Bisa Berpuasa, Asalkan Tetap Sehat dan Terhidrasi
- 7 Makanan Kaya Vitamin C yang Jarang Diketahui, Bukan Cuma Lemon dan Jeruk!
- 5 Bisnis Modal Kecil untuk Generasi Digital: Mulai dari Rumah!
- Female Seat Map: Fitur Baru KAI Bikin Perjalanan Perempuan Makin Nyaman
- Gak Perlu Mahal! Tips Makan Sehat dengan Budget Hemat
- Puncak Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta Diprediksi Membludak, Hari Ini Puncaknya!
- 10 Kota Terbaik di Australia yang Wajib Dikunjungi
- 5 Tips untuk Mengembangkan Bisnis Keluarga
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!