Janice Tjen Tekuk Aldila Sutjiadi di Auckland, Rekor Peringkat Dunia Petenis Cantik Indonesia Ini Pecah Lagi!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar membanggakan sekaligus emosional baru saja datang dari arena tenis internasional di Auckland, Selandia Baru, tepatnya dalam ajang bergengsi ASB Classic atau WTA 250. Dua srikandi terbaik Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi, harus terlibat "perang saudara" yang sangat sengit di babak perempat final sektor ganda pada Rabu, 7 Januari 2026. Pertandingan ini bener-bener menyedot perhatian pecinta olahraga tanah air karena keduanya adalah andalan tim nasional yang biasanya berjuang bersama di satu sisi lapangan.
Namun kali ini, profesionalitas diuji saat Janice Tjen yang berduet dengan pemain asal Amerika Serikat, Caty McNally, harus beradu taktik melawan Aldila Sutjiadi yang berpasangan dengan petenis Jepang, Makoto Ninomiya. Duel ini bukan cuma soal siapa yang lebih kuat, tapi juga soal pembuktian Janice sebagai bintang muda yang prestasinya lagi meroket tajam setahun belakangan.
Penonton dibuat tegang sepanjang laga karena kejar-kejaran poin yang sangat tipis dan membutuhkan mental baja untuk bisa menyelesaikannya sampai akhir. Kemenangan Janice di laga ini akhirnya memastikan satu tiket semifinal buat dirinya, sekaligus mempertegas dominasinya sebagai salah satu pemain ganda yang patut diperhitungkan di level dunia, Gen.
Pertandingan yang memakan waktu satu jam 34 menit ini bener-bener jadi tontonan berkualitas tinggi. Janice dan Caty sebenarnya tampil sangat dominan di set pertama, tapi Aldila dan Makoto yang merupakan unggulan keempat nggak mau menyerah begitu saja. Mereka sempat bangkit di set kedua dan memaksa laga berlanjut ke babak penentuan atau super tie-break. Beruntung, Janice tampil on fire dengan servis keras dan pukulan ace yang mematikan, sehingga menutup laga dengan skor akhir 6-3, 5-7, 10-5.
Rekor Dunia dan Prestasi Gila Janice Tjen
Kemenangan di Auckland ini makin melengkapi catatan mentereng Janice Tjen di sepanjang tahun 2025 lalu sampai awal 2026 ini, Gen. Petenis yang baru menginjak usia 23 tahun ini bener-bener lagi jadi buah bibir karena prestasinya yang nggak main-main. Bayangkan saja, Janice sukses menembus peringkat ke-53 dunia, sebuah angka yang luar biasa karena ia berhasil melewati rekor terbaik legenda tenis Indonesia, Angelique Widjaja, yang dulu mentok di peringkat 55.
Nggak cuma jago di nomor ganda, Janice juga sering bikin kejutan di nomor tunggal. Meski di ajang Auckland ini dia harus kalah di babak pertama tunggal dari Sonay Kartal lewat duel tiga set yang melelahkan, rekam jejak Janice sebelumnya sangat mentereng. Dia pernah jadi runner-up di debut WTA Sao Paulo dan juara ganda di Guangzhou. Jangan lupa juga, di SEA Games 2025 Thailand kemarin, Janice sukses memborong medali emas bareng Aldila di nomor ganda dan emas di nomor beregu putri. Prestasinya ini bikin nama Indonesia makin disegani di peta tenis dunia.
Tantangan Berat di Babak Semifinal
Setelah sukses menumbangkan seniornya sendiri, Janice Tjen nggak bisa berleha-leha. Dia sudah ditunggu oleh lawan yang jauh lebih berat di babak semifinal yang bakal digelar hari Kamis, 8 Januari 2026, sekitar pukul 05.30 WIB. Janice dan Caty McNally dijadwalkan bakal berhadapan dengan unggulan kedua asal Prancis dan China, yaitu pasangan Kristina Mladenovic dan Guo Hanyu.
Lawan mereka kali ini bukan main-main karena Kristina Mladenovic adalah pemain kawakan yang punya segudang pengalaman di turnamen besar. Di babak sebelumnya, Mladenovic dan Guo Hanyu menang mudah alias straight set lawan pasangan Linette dan Aoyama. Tapi melihat performa Janice yang lagi wangi-wanginya, peluang buat lolos ke babak final bener-bener terbuka lebar kalau dia bisa menjaga konsistensi servisnya seperti saat melawan Aldila kemarin. Kita doakan saja yang terbaik buat Janice Tjen supaya bisa terus melaju dan bawa pulang trofi ke Indonesia ya, Gen!
Menurut Gen, apakah Janice Tjen bakal sanggup menembus peringkat 30 besar dunia di akhir tahun 2026 nanti melihat performanya yang lagi gila-gilaan kayak sekarang?
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!