Azerbaijan Tuduh Iran Serang Bandara dengan Drone, Teheran Balik Tuding Israel!

Azerbaijan Tuduh Iran Serang Bandara dengan Drone, Teheran Balik Tuding Israel!
Foto yang menunjukkan puing-puing drone di dekat sebuah sekolah di Republik Otonom Nakhchivan - (Dok. Antara).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Pemerintah Iran pada Kamis (5/3) membantah keras tuduhan dari Azerbaijan yang menyatakan bahwa Teheran melancarkan serangan drone ke wilayahnya.

Iran bahkan mengisyaratkan bahwa serangan tersebut kemungkinan dilakukan oleh Israel untuk memicu ketegangan regional.

Mengutip laporan IRNA, Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah meluncurkan drone ke wilayah Azerbaijan. Iran juga menekankan komitmennya untuk menghormati kedaulatan semua negara, khususnya negara tetangga dan negara-negara Muslim.

Dalam laporan tersebut juga disebutkan bahwa Israel memiliki rekam jejak melakukan operasi rahasia yang bertujuan memicu konflik di antara negara-negara Muslim. Berdasarkan hasil penyelidikan awal yang dikutip IRNA, serangan drone yang terjadi di Azerbaijan diduga merupakan upaya untuk menjebak Iran.

Sebelumnya pada hari yang sama, Kementerian Luar Negeri Azerbaijan menuduh Iran melancarkan serangan drone ke Republik Otonom Nakhchivan dari wilayah Iran.

Serangan itu dilaporkan terjadi sekitar tengah hari waktu setempat dan menghantam gedung terminal di Bandar Udara Internasional Nakhchivan. Akibatnya, dua warga sipil dilaporkan mengalami luka-luka dan bangunan terminal mengalami kerusakan struktural.

Selain itu, sebuah drone lainnya juga dilaporkan jatuh di dekat sebuah sekolah di Desa Shakarabad di wilayah Nakhchivan.

Pemerintah Azerbaijan mengecam keras insiden tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran terhadap norma serta prinsip hukum internasional. Pihak Kementerian Luar Negeri Azerbaijan juga memanggil utusan Iran di Baku untuk menyampaikan protes resmi terkait kejadian itu.

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Azerbaijan menyatakan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan langkah balasan yang diperlukan. Pemerintah menegaskan serangan tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah setelah serangan gabungan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap kota Teheran serta sejumlah wilayah lain di Iran sejak Sabtu (28/2).

Sebagai respons, Iran sebelumnya meluncurkan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan aset militer Israel dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE