Heboh! Isu Emas Antam Palsu Beredar, Ini Faktanya!

R
Reza Aditya
Penulis
Viral
Heboh! Isu Emas Antam Palsu Beredar, Ini Faktanya!
- (Dok. Antara).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Media sosial kembali dihebohkan dengan isu emas Antam palsu! Sebuah video yang beredar di platform X dan YouTube pada 4 Maret 2025 mengklaim bahwa enam petinggi PT Antam Tbk telah menjadi tersangka dalam kasus pemalsuan emas sebanyak 109 ton. Dalam video tersebut, disebutkan bahwa emas yang dipalsukan itu ditempel dengan logo ANTAM secara ilegal.

Narasi dalam unggahan itu berbunyi:

"SKANDAL BARU! PEMALSUAN EMAS ANTAM TERUNGKAP!"

Tapi, benarkah ada kasus korupsi emas Antam palsu di awal Maret 2025? Yuk, kita cek faktanya!

iklan gulaku

Cek Fakta: Benarkah Emas Antam Dipalsukan?

Dilansir dari ANTARA, ternyata video yang beredar itu hanyalah unggahan ulang dari kasus lama. Kasus yang dimaksud sebenarnya sudah dibahas Kejati Bengkulu sejak 5 Juni 2024.

Faktanya, penyelidikan dilakukan oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung. Mereka menetapkan enam mantan General Manager Unit Bisnis Pengelolaan dan Pemurnian Logam Mulia (UBPPLN) PT Antam Tbk sebagai tersangka atas dugaan korupsi dalam tata kelola komoditas emas. Kasus ini terjadi dalam rentang tahun 2010-2022 dengan total 109 ton emas yang dipermasalahkan.

Jadi, isu yang viral pada Maret 2025 sebenarnya bukan kasus baru, melainkan kejadian lama yang terjadi pada Mei 2024.

Informasi tentang pemalsuan emas Antam yang viral di media sosial ternyata keliru. Kasus yang disebutkan dalam unggahan itu memang ada, tetapi terjadi di tahun 2024 dan bukan soal pemalsuan logo, melainkan dugaan korupsi dalam pengelolaan emas.

Jadi, jangan mudah termakan hoaks, ya! Sebelum percaya atau menyebarkan informasi, pastikan cek kebenarannya dulu.

 

  • Tag:
  • Viral
  • PT Antam Tbk
  • Hoax Fakta
  • Hoax
  • hoaks

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Update Today
Contraflow Tol Japek Arah Jakarta Dihentikan Gegara Hal Ini
Rivaldi Dani Rahmadi